Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Márquez. Foto: Dok. Ducati.
Marc Marquez Tak Ingin Anaknya Jadi Pembalab
Khoerun Nadif Rahmat • 8 January 2026 11:47
Jakarta: Pembalab MotoGP Marc Marquez berencana pensiun dini dan mulai berkeinginan menjadi seorang ayah. Namun, dia justru berharap anaknya nanti tidak mengikuti jejaknya sebagai pembalab.
Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut menyampaikan sejumlah alasan keinginan agar anaknya nanti tak ingi mengikuti jejaknya. Salah satunya, nama besar "Marquez" akan menjadi beban yang terlalu berat bagi sang anak.
"Membawa nama belakang saya tidak akan membantu mereka sama sekali," kata Marquez dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 8 Januari 2026.
Faktor lain yaitu kenyamanan finansial. Pembalab asal Spanyol itu khawatir keuntungan tersebut justru akan mengikis ambisi untuk menjadi seorang juara.
Sebelumnya, Marquez menyampaikan rencana pensiun dini. Rencana tersebut dipertimbangkan karena dipengaruhi faktor fisik.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, pembalap berusia 32 tahun itu menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm. Marquez merasa semangat bertarungnya masih sangat besar, namun fisiknya mulai memberikan sinyal yang berbeda.

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Márquez. Foto: Instagram MotoGP.
"Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana cara untuk pensiun, serta berapa lama lagi harus bertahan," ungkap Marquez dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 8 Januari 2026.
Pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa keputusannya nanti bukan dipicu oleh kejenuhan mental, melainkan daya tahan tubuh.
"Saya tahu saya akan pensiun lebih dini karena tubuh saya akan memaksa saya lebih keras daripada pikiran saya. Secara mental, saya masih seperti roket," ungkap Marquez.