Kenaikan Pangkat Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Dinilai Bukti Perhatian Negara

Lifter Rizki Juniansyah mendapatkan kenaikan pangkat dua tingkat dari institusi TNI dari Letnan Dua menjadi Kapten. Dokumentasi/ Istimewa

Kenaikan Pangkat Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Dinilai Bukti Perhatian Negara

Deny Irwanto • 12 January 2026 10:54

Jakarta: Langkah Presiden Prabowo Subianto memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada prajurit TNI peraih medali emas SEA Games 2025 dinilai kebijakan tepat.

Peneliti Senior Citra Institute, Efriza, mengatakan keputusan tersebut menunjukkan sikap negara dalam menghargai dedikasi atlet profesional yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

"Presiden Prabowo sudah tepat memberikan penghargaan terbaik bagi atlet berprestasi. Ini menunjukkan perhatian serius presiden terhadap nasib atlet serta sikap pemerintah yang menghargai capaian luar biasa mereka," kata Efriza dalam keterangan pers dikutip, Senin, 12 Januari 2026.

Efriza secara khusus menyoroti prestasi Rizki Juniansyah, lifter TNI yang meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia pada SEA Games 2025. Ia menilai capaian tersebut layak mendapat apresiasi istimewa dari negara.


Lifter Rizki Juniansyah mendapatkan kenaikan pangkat dua tingkat dari institusi TNI dari Letnan Dua menjadi Kapten. Dokumentasi/ Istimewa

"Prestasi Rizki Juniansyah yang meraih emas dan memecahkan rekor dunia adalah pencapaian luar biasa. Ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras atlet yang membawa kehormatan bagi Indonesia," jelas Efriza.

Apresiasi Simbolik dan Motivasi

Efriza menjelaskan kenaikan pangkat luar biasa yang diberikan kepada Rizki Juniansyah merupakan bentuk apresiasi simbolik sekaligus motivasi, meski berada di luar kelaziman sistem kenaikan pangkat dalam dunia militer.

"Kenaikan pangkat ini didasari karena Rizki telah mengangkat kehormatan Indonesia di tingkat dunia. Praktik ini merupakan pengecualian yang dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan dan dorongan moral bagi atlet lainnya," ungkap Efriza.

Dia menambahkan kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip di tubuh TNI yang menerapkan sistem reward and punishment bagi prajurit berprestasi.

"Saya mendukung penuh sikap Presiden Prabowo. Ini menjadi angin segar bagi masa depan atlet Indonesia dan menunjukkan kepedulian negara terhadap mereka yang berprestasi," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)