Presiden Prabowo Subianto. Foto: Metro TV
Prabowo Prihatin Banyak Kekayaan Indonesia Bocor dan Tak Dinikmati Rakyat
Kautsar Widya Prabowo • 7 January 2026 15:39
Karawang: Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin dan sedih, karena masih banyak kekayaan Indonesia yang tidak dikelola dengan baik hingga bocor, dan tidak dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya dan peresmian Swasembada Pangan 2025 di Karawang, Jawa Barat.
Prabowo menilai kebocoran kekayaan nasional menjadi persoalan lama, yang sudah ia rasakan sejak jauh sebelum menjabat sebagai Presiden. Namun, baru setelah memimpin pemerintahan, ia menyadari besarnya skala kebocoran tersebut.
“Saya harus katakan, saya prihatin, saya sedih dengan kenyataan bahwa banyak kekayaan kita yang tidak pandai kita kelola, sehingga banyak kekayaan kita yang bocor,” ujar Prabowo, dalam sambutannya, Rabu, 7 Januari 2026.
Ia mengungkapkan, kegelisahan itu telah mendorongnya terjun ke dunia politik. Prabowo menyebut dirinya berjuang sebagai pimpinan organisasi dan partai politik karena melihat kejanggalan yang terus terjadi di bangsa yang kaya raya ini.
“Dari dulu saya mengerti hal ini, tapi saya tidak mengerti seberapa banyak kebocoran itu. Saya berjuang karena saya melihat ada kejanggalan di bangsa kita,” kata Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Metro TVPrabowo juga menyoroti ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan. Hal ini sebagai ironi besar bagi bangsa yang dianugerahi sumber daya alam luar biasa.
“Bagaimana bisa negara yang begini besar, yang diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, bumi yang luas, tanah yang subur, tetapi kita tergantung bangsa lain untuk pangan kita. Kita impor,” tutur Prabowo.