Djokovic Akui Belum Cukup usai Tersingkir di Semifinal Wimbledon 2026

Petenis asal Serbia Novak Djokovic. Instagram @djokernole

Djokovic Akui Belum Cukup usai Tersingkir di Semifinal Wimbledon 2026

Whisnu Mardiansyah • 11 July 2026 14:34

Wimbledon: Novak Djokovic mengakui langkahnya di Wimbledon 2026 belum memuaskan setelah ia tersingkir di babak semifinal. Ia dikalahkan oleh petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, dalam tiga set langsung pada Sabtu, 11 Juli 2026.

"Bagus, tetapi belum cukup," kata Djokovic, dikutip dari ATP, Sabtu, 11 Juli 2026.

Melansir Antara, Djokovic mencatatkan satu final dan satu semifinal dari tiga turnamen Grand Slam musim ini. Sementara musim lalu, ia menembus semifinal di semua ajang Grand Slam.

"Saya rasa bagi 99 persen pemain, itu hasil yang sangat bagus. Bagi saya, itu bagus, tetapi belum cukup, karena saya terbiasa dengan hasil dan pencapaian di level tertinggi," ujar petenis 39 tahun itu.

Ia menyebutkan, sepanjang kondisi fisiknya terjaga, ia masih percaya diri bisa bersaing di jajaran lima besar dunia dan merebut gelar Grand Slam.

 



Djokovic sebelumnya berhasil mengalahkan Sinner di semifinal Australian Open awal tahun ini. Namun, kekalahan di Wimbledon membuat rekor pertemuannya melawan Sinner kini 1-6 dalam tujuh laga terakhir.

"Tentu saya kecewa. Saya ingin memenangi Wimbledon. Itulah alasan saya masih bekerja sangat keras. Namun, saya kalah dari pemain yang lebih baik. Saya harus menerimanya," ungkapnya.

Ia memuji penampilan Sinner yang tampil solid, terutama dalam hal servis dan konsistensi permainan dari baseline.

"Saya tidak kecewa pada diri sendiri. Saya rasa saya tidak melakukan banyak kesalahan. Dia memang tampil satu atau dua level lebih baik daripada saya," ujar mantan petenis nomor satu dunia itu.


Petenis asal Serbia Novak Djokovic. Instagram @djokernole


Trofi Wimbledon terakhir Djokovic raih pada 2022. Sejak itu, ia dua kali kalah di final dari Carlos Alcaraz (2023 dan 2024), sebelum disingkirkan Sinner di semifinal 2025 dan 2026.

Meski kecewa, Djokovic melihat sisi positif dari penampilannya tahun ini. Ia menyoroti kemenangan dramatis atas Felix Auger-Aliassime di perempat final yang berlangsung 5 jam 15 menit dan menjadi rekor perempat final terpanjang di Wimbledon.

"Saya bangga dengan apa yang saya capai beberapa hari lalu. Saya membuktikan kepada diri sendiri dan orang lain bahwa saya masih bisa bermain di level tertinggi. Saya mencapai empat besar Wimbledon," kata Djokovic.

Ia menambahkan, semangat juang dan dedikasinya tetap konsisten, meskipun performanya secara keseluruhan belum sebaik saat tampil di Australian Open.

Djokovic kini menantikan US Open 2026 sebagai ajang berikutnya untuk mengejar gelar Grand Slam ke-25. Ia terakhir kali menjadi juara di Flushing Meadows pada 2023.

(Whisnu M)