Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu, Total 12 Orang Meninggal

Kecelakaan lalu lintas/Ilustrasi Medcom.id

Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu, Total 12 Orang Meninggal

P Aditya Prakasa • 13 July 2026 17:30

Bandung: Total 12 orang meninggal akibat kecelakaan maut mobil bak terbuka di Kiajaran, Indramayu, pada Minggu, 11 Juli 2026, saat membawa sebanyak 17 penumpang. Satlantas Polres Indramayu dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar bakal menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan metode Traffic Accident Analysis (TAA).

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif mengatakan, tiga orang tewas di lokasi kejadian, sedangkan sembilan orang lainnya meninggal saat perawatan di rumah sakit. Kemudian, enam orang lainnya mengalami luka ringan dan masih dalam perawatan medis.

"Ya di 12 itu (di lokasi), ya 12. Di TKP 3, di rumah sakit 9. Luka ringan 6," kata Undang, Senin 12 Juli 2026.

Undang mengatakan, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan yakni kendaraan mobil bak terbuka, kendaraan wing box, dan truk Hino. Mobil bak terbuka yang membawa 17 penumpang, berniat untuk memutar arah di kawasan Kiajaran, Indramayu.

Saat memutar arah, kendaraannya ditabrak oleh kendaraan wing box. Setelah itu mobil terdorong ke depan dan ditabrak oleh kendaraan truk Hino yang berlawanan arah.

Menurut Undang, hasil gelar TAA masih dilakukan bersama Korlantas Polri setelah sebelumnya dibahas bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat. Untuk hasilnya, akan diketahui setelah dua hingga tiga hari ke depan.

"Belumlah, hasil TAA kan baru keluar dua hari, tiga hari dari Korlantas maupun dari Polda Jabar," kata dia.

Petugas Satlantas Polres Indramayu saat melakukan pengatura lalu lintas usai kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Minggu, 12 Juli 2026. ANTARA/HO-Polres Indramayu.

Terkait pemeriksaan saksi, Undang mengatakan ada empat orang yang dimintai keterangan. Dua di antaranya merupakan sopir kendaraan wing box dan Mitsubishi Fuso, sementara dua lainnya adalah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Yang jadi saksi itu kan empat orang, dua orang itu driver dari wing box dan dari Mitsubishi Fuso, termasuk mungkin dari saksi ada masyarakat yaitu penjaga warung sama yang ada di agak jauh dari TKP tapi mendengar daripada kejadian tersebut. Ada dari masyarakat lah, dua dari masyarakat, dua dari driver,” jelas dia.

Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut. Penyebab pasti kecelakaan juga masih dalam tahap penyelidikan.

(Lukman Diah Sari)