Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah bersama putra mahkota. Foto BPMI Setpres
Sultan Brunei Akan Jalani Operasi Penggantian Sendi Lutut
Fajar Nugraha • 14 January 2026 09:51
Bandar Seri Begawan: Pemimpin Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah, dijadwalkan menjalani operasi penggantian sendi lutut pada Minggu, 18 Januari. Pihak istana mengonfirmasi bahwa masa pemulihan pascaoperasi diperkirakan akan memakan waktu antara dua hingga tiga bulan.
Kantor Sultan dalam pernyataan resminya pada Selasa, 13 Januari, menjelaskan bahwa Sultan yang kini berusia 79 tahun tersebut akan membatasi kehadirannya dalam acara nasional dan upacara resmi. Hal ini dilakukan guna memberikan waktu yang cukup bagi Sultan untuk beristirahat dan menjalani sesi fisioterapi.
Meskipun dalam masa pemulihan, pihak istana menegaskan bahwa Sultan akan tetap menjalankan tugas-tugas resminya dari kediaman. Operasi itu sendiri dijadwalkan berlangsung di dalam negeri Brunei.
"Baginda akan terus melaksanakan tugas-tugas resmi selama periode pemulihan tersebut," ujar pernyataan dari Kantor Sultan, seperti dikutip Channel News Asia, Rabu, 14 Januari 2026.
Sultan Hassanal Bolkiah, yang naik takhta sejak 1967, merupakan salah satu penguasa monarki terlama di dunia. Di Brunei, ia memegang peran sentral sebagai Perdana Menteri sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Pertahanan.
Sultan tetap menjadi figur yang sangat populer di negara kaya minyak tersebut. Sebelumnya, ia sempat menjalani perawatan singkat di sebuah rumah sakit di Malaysia pada Mei tahun lalu akibat kelelahan saat menghadiri KTT pemimpin Asia Tenggara di Kuala Lumpur.
Brunei, negara kecil yang terletak di Pulau Kalimantan dengan populasi hampir setengah juta jiwa, tetap stabil di bawah kepemimpinan absolut Sultan selama lebih dari lima dekade. Publik kini menantikan kelancaran prosedur medis yang akan dijalani oleh pemimpin mereka.
(Kelvin Yurcel)