Ilustrasi. Foto: dok MPM Insurance.
Banjir Ganggu Operasional Pabrik, MPMInsurance Bayar Klaim Properti Rp1,28 Miliar
Ade Hapsari Lestarini • 2 June 2026 17:24
Jakarta: PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance) telah menyelesaikan pembayaran klaim yang diajukan oleh PT Harum Sari Prima Food Industries. Langkah ini menegaskan konsistensi perusahaan dalam memenuhi kewajiban bagi para nasabah.
Pengajuan klaim ini didasari atas insiden banjir yang melanda fasilitas produksi PT Harum Sari Prima Food Industries pada Januari 2026 lalu. Saat itu, curah hujan tinggi selama sepekan memicu luapan sungai di belakang area pabrik yang berlokasi di daerah Balaraja. Air yang meluap kemudian merembes masuk ke dalam bangunan dan mengganggu aktivitas operasional perusahaan. Kejadian ini menjadi pengingat, risiko cuaca ekstrem semakin perlu diperhatikan oleh dunia usaha.
Gangguan operasional akibat banjir tidak hanya berdampak pada kerusakan aset dan fasilitas produksi, tetapi juga berpotensi menyebabkan terhambatnya proses distribusi, terganggunya rantai pasok, hingga penurunan produktivitas perusahaan. Merespons kejadian tersebut, MPMInsurance melakukan peninjauan lebih lanjut di lapangan, serta mendampingi nasabah dalam proses penilaian kerugian. Setelah seluruh tahapan verifikasi selesai, MPMInsurance secara resmi menyelesaikan pembayaran klaim asuransi properti dengan total sebesar Rp1.287.042.151 pada 13 Mei 2026.
Penyerahan simbolis klaim tersebut diberikan langsung oleh Direktur Marketing MPMInsurance Poppy Panca kepada Direktur dan Pemegang Saham PT Harum Sari Prima Food, Djoenaidi Djohan. Poppy Panca menyampaikan, di tengah meningkatnya dinamika risiko bisnis dan tantangan perubahan iklim, kebutuhan akan sistem mitigasi risiko dan perlindungan aset yang tepat menjadi semakin relevan bagi dunia usaha.

Perlindungan asuransi percepat penyelesaian klaim
Dalam kondisi tersebut, kehadiran perusahaan asuransi yang responsif dan terpercaya menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan operasional dan ketahanan bisnis perusahaan.
"Bagi pelaku industri, gangguan operasional akibat perubahan cuaca ekstrem dan bencana alam tentu membawa dampak yang tidak mudah terhadap keberlangsungan bisnis. Fokus kami adalah memberikan kepastian, agar operasional usaha nasabah dapat segera berjalan normal kembali," jelas dia, dalam keterangan tertulis, Selasa, 2 Juni 2026.
Menurut dia, perlindungan asuransi bukan sekadar proses penyelesaian klaim ketika risiko terjadi, tetapi bagaimana kami dapat mendampingi nasabah agar dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian dan mempercepat proses pemulihan bisnisnya.
"Komitmen tersebut sejalan dengan upaya kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan perlindungan yang berkualitas prima, relevan dengan kebutuhan pelanggan, serta memberikan rasa aman bagi nasabah dan pelaku usaha," tambah dia.
Seiring dengan meningkatnya tantangan cuaca ekstrem yang sulit diprediksi, MPMInsurance juga terus memperkuat produk asuransinya. Perlindungan ini dirancang untuk memastikan ketenangan pikiran. Melalui konsistensi pelayanan, MPMInsurance juga menegaskan kesiapannya untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra proteksi yang mendukung ketahanan dan keberlangsungan bisnis pelaku usaha di Indonesia.