Pelaksanaan OMC yang dilakukan BNPB di wilayah Sumaters Selatan pada Selasa (4/8). Operasi dikendalikan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang. Foto: BNPB
Titik Panas di Sumsel Meningkat, BNPB Gelar Modifikasi Cuaca
Lukman Diah Sari • 5 August 2026 14:07
Palembang: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam penanganan darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. Upaya ini berlangsung selama tujuh hari, mulai 4 Agustus sampai 10 Agustus 2026.
"Operasi kali ini bertujuan untuk mendukung upaya-upaya penanganan karhutla di wilayah Sumatra Selatan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan resmi, Rabu, 5 Agustus 2026.
Satelit NASA NOAA20 mencatat ada 46 titik panas pada 2 Agustus 2026 dan meningkat menjadi 104 titik panas pada 3 Agustus 2026. Sebelumnya BNPB pernah menggelar operasi serupa pada 5 Mei sampai dengan 14 Mei 2026.
“Kepala Negara menginstruksikan jajarannya untuk mengambil langkah-langkah strategis menghadapi potensi dampak musim kemarau yang beriringan dengan fenomena El Nino, dengan fokus utama pada upaya menjaga ketersediaan air dan mencegah kebakaran hutan serta lahan. Arahan Presiden salah satunya untuk tetap melaksanakan OMC di 6 provinsi prioritas tersebut. Menindaklanjuti arahan presiden, BNPB kembali menggelar OMC di Sumatra Selatan, tentunya dengan pertimbangan masih ada cukup awan yang disemai sesuai dengan rekomendasi BMKG”, ujar Suharyanto.
Terkait dengan ancaman karhutla yang dapat diperburuk dengan adanya fenomena El Nino, Gubernur Sumatra Selatan telah menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat karhutla di wilayahnya. Status ini telah berlaku mulai 22 April 2026 sampai 30 November 2026. Gubernur juga sudah bersurat kepada Kepala BNPB meminta dukungan OMC di wilayah Sumatra Selatan.
.jpg)
Tim Satgas Karhutla Muara Enim memadamkan kebakaran lahan di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan, Jumat. ANTARA/HO/BPBD Muara Enim
Pesawat OMC beroperasi dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang. Pelaksanaannya mendapatkan dukungan dari TNI AU di Lanud setempat, BMKG dan BPBD provinsi. Pada Selasa, 4 Agustus, BNPB melaksanakan penerbangan OMC sebanyak satu sorti dengan penyemaian 1.000 kg bahan semai di wilayah Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir. OMC dengan pesawat fixed wings ini berhasil menjadi hujan dengan intensitas ringan di wilayah tersebut.
Menyikapi akan masuknya musim kemarau yang berpotensi mengakibatkan buruknya bencana asap akibat karhutla, BNPB menekankan kembali instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla. BNPB mengimbau, di antaranya pemerintah daerah bersama masyarakat dan pelaku usaha kehutanan dan pertanian dapat bekerja sama dalam pencegahan dini.