Tim SAR Gabungan bersiap melakukan pencarian KM Samudra Jaya Kelautan yang hilang kontak di perairan Anambas. MI
KM Samudra Jaya Hilang Kontak di Perairan Anambas
Hendri Kremer • 4 August 2026 18:18
Anambas: Kapal Motor (KM) Samudra Jaya Kelautan yang berlayar dari Air Sena, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, menuju Batam dilaporkan hilang kontak di perairan Anambas. Empat anak buah kapal (ABK) yang berada di atas kapal hingga kini masih dalam pencarian.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna langsung mengerahkan Tim SAR Gabungan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna untuk melakukan operasi pencarian setelah menerima laporan hilang kontak dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas pada Senin, 3 Agustus 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Natuna, Abdul Rahman, mengatakan KM Samudra Jaya Kelautan merupakan kapal berukuran 10 gross ton (GT) yang bertolak dari Air Sena menuju Batam pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB dengan membawa muatan ikan.
Kapal dijadwalkan tiba di Batam pada Minggu, 2 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB. Namun hingga waktu yang ditentukan, kapal tidak kunjung tiba dan tidak dapat dihubungi sehingga dilaporkan hilang kontak.
"Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan Pos SAR Anambas bersama unsur terkait. Pada pukul 11.25 WIB, Tim SAR Gabungan menggunakan RIB 02 Natuna diberangkatkan menuju last known position sekitar 60 mil laut dari Pos SAR Anambas untuk melaksanakan operasi pencarian," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 4 Agustus 2026.
Empat ABK yang berada di atas kapal masing-masing bernama Samsul Bahri, 54, Azan, 41, Awang, 65, dan Handay Yadi, 40. Untuk memperluas jangkauan pencarian, Basarnas Natuna mengirimkan telegram koordinasi kepada Kantor SAR Tanjungpinang, Lanal Tarempa, Stasiun Radio Pantai (SROP) Tarempa, SROP Kijang, Vessel Traffic Service (VTS) Batam, serta Bakamla Natuna agar turut melakukan pemantauan di sepanjang jalur pelayaran yang dilalui kapal.

Ilustrasi-Proses pencarian korban KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa, 21 Juli 2026. (Istimewa)
Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Anambas, Lanal Tarempa, BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, SROP Tarempa, serta HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas. Seluruh personel dibekali peralatan SAR air, perlengkapan medis, dan perangkat komunikasi guna mendukung proses pencarian.
Basarnas juga mengimbau nelayan, nakhoda kapal, maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan Anambas hingga Tanjungpinang, khususnya di koordinat 02°18.000' LU – 105°36.000' BT, agar segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda keberadaan KM Samudra Jaya maupun keempat ABK.
"Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami. Kami berharap seluruh pengguna jasa laut dapat ikut membantu dengan melaporkan apabila menemukan kapal atau melihat tanda-tanda keberadaan para korban," ujarnya.