Ilustrasi. Pexels
Berpotensi Macet Parah, Hindari Mudik Pada Tanggal Ini
Muhamad Marup • 11 March 2026 16:58
Jakarta: Jelang akhir Ramadan, sebagian masyarakat melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya. Kondisi ini selalu diikuti oleh meningkatnya jumlah kendaraan di berbagai jalur utama yang berujung kemacetan panjang, terutama ketika memasuki periode puncak arus mudik.
Masyarakat yang berencana akan melakukan perjalanan mudik, disarankan mengatur tanggal agar bisa menghindari kemacetan.
Pada umumnya, puncak arus mudik terjadi sekitar dua hingga tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Pada periode tersebut, jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol maupun jalur arteri biasanya meningkat signifikan karena para pekerja sudah memasuki masa libur dan WFA.
Hindari Puncak Arus Mudik
Menurut proyeksi PT Jasa Marga, sekitar 3,5 hingga 3,6 juta kendaraan diprediksi akan keluar dari wilayah Jabodetabek melalui jalan tol selama periode mudik lebaran 2026. Sementara, berdasarkan simulasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah pergerakan masyarakat secara nasional pada 16 Maret diperkirakan mencapai 21,2 juta orang dan pada tanggal 18 Maret, diperkirakan mencapai 22 juta orang.
Bisa disimpulkan jika puncak arus mudik lebaran tahun ini adalah tanggal 16 dan 18 Maret 2026. Pemerintah menyiapkan kebijakan sistem ganjil genap agar lalu lintas tidak terlalu mengalami kemacetan parah.


Situasi jalan tol/Foto MI
Dilansir dari Media Indonesia, potensi kepadatan lalu lintas yang cukup parah kerap terjadi di Kilometer 66 Tol Jakarta-Cikampek. Titik krusial ini merupakan simpul pertemuan arus kendaraan yang akan menuju jalur Trans Jawa serta arah Cipularang.
Tingginya risiko kemacetan di lokasi tersebut dipicu oleh volume kendaraan yang sangat besar, dengan rincian distribusi arus sebesar 57% pemudik mengarah ke Trans Jawa dan 42% sisanya menuju jalur Cipularang.
Disarankan Mudik Lebih Awal
Agar perjalanan lebih lancar, masyarakat dianjurkan untuk melakukan perjalan mudik sebelum periode puncak arus mudik. Melakukan perjalanan mudik lebih awal dapat membantu mengurangi resiko terjebak kemacetan.
Selain menentukan waktu yang tepat, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik juga disarankan untuk melakukan beberapa persiapan, seperti:
- Memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi navigasi.
- Memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik.
- Menghindari perjalanan pada jam-jam padat.
- Menyiapkan waktu istirahat selama perjalanan.
(Jessica Nur Faddilah)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com