Ilustrasi. Pexels
Sedang Tren, Apa Itu Chinamaxxing?
Muhamad Marup • 10 March 2026 14:05
Jakarta: Belakangan ini, media sosial tengah diramaikan oleh istilah ‘Chinamaxxing’. Tren ini menjadi cukup viral sejak Januari 2026, khususnya bagi pengguna Tiktok di Barat.
Di era teknologi sekarang, masyarakat dan media sosial selalu berhubungan. Khusus bagi Gen-Z, media sosial sangat mempengaruhi gaya hidup serta gaya komunikasi melalui perilaku sosial.
Meskipun hadir dengan algoritma sesuai minat pengguna masing-masing, tren di Tiktok sangatlah cepat menyebar dan mendunia, termasuk dari istilah ‘Chinamaxxing’.
Definisi Chinamaxxing
'Chinamaxxing' merupakan suatu tren gaya hidup yang meromantisasi kehidupan di Cina, dari rutinitas kehidupan, budayanya, sampai ke mengadopsi gaya hidup Cina ke kehidupan sehari-hari. Mulai dari memulai hari dengan minum air hangat, melakukan olahraga tradisional, dan memakai sandal di rumah.
Fenomena ini bermula dari maraknya pemakaian tagar newlychinese dalam video Barat dengan caption “Anda bertemu denganku di masa yang sangat Cina dalam hidupku” yang merujuk pada kalimat fenomena di film Fight Club (1999).
.png)
Tren 'Chinamaxxing'. Tangkapan layar Tiktok
Tokoh yang sangat berpengaruh di balik fenomena ini adalah Sherry Zhu. Ia merupakan kreator konten Tiktok keturunan Cina-Amerika yang rajin membahas tentang budaya Cina kepada pengikutnya.
Zhu kerap memberitahukan makna warna merah yang membawa keberuntungan, tradisi serta larangan pada Imlek, dan tradisi angpao. Dengan begitu, banyak orang Barat yang mengikuti tren ini dengan merekam aksi mereka yang mengikuti budaya Cina lalu memostingnya melalui akun Tiktok mereka.
Menurut konsultan kamus Oxford, Lisa Lim, istilah ‘-maxxing’ merujuk pada arti kata slang internet yang artinya estetika. Slang ini sendiri artinya menggambarkan praktik mengoptimalkan aspek spesifik kehidupan seseorang dan seringkali hingga tingkat ekstrem.
Dengan demikian, 'Chinamaxxing' dapat dimaknai sebagai bentuk praktik masyarakat yang kagum dan mempraktikkan budaya Cina.
(Eunike Michelle Gultom)