BMKG Catat 20 Gempa Guncang Sejumlah Daerah Sejak Selasa Dini Hari

Ilustrasi gempa. Foto: Medcom.id.

BMKG Catat 20 Gempa Guncang Sejumlah Daerah Sejak Selasa Dini Hari

Anggi Tondi Martaon • 10 March 2026 06:56

Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 mengguncang sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa dini hari, 10 Maret 2026. Namun belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.

Dikutip dari Antara, gempa terjadi antara pukul 00.44.43 WIB hingga 05.15.14 WIB. Titik gempa tersebar di beberapa wilayah perairan serta daratan Indonesia.

Wilayah yang tercatat mengalami aktivitas gempa antara lain perairan Sumbawa, Laut Banda, Flores, Halmahera, Sumatera Selatan, selatan Pulau Jawa, serta Papua Barat.

Salah satu gempa terbesar pada periode tersebut berkekuatan magnitudo 4,1 yang terjadi di Laut Banda pada pukul 01.13.28 WIB. Koordinat gempa yaitu 7,08 derajat Lintang Selatan (LS) dan 129,99 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman mencapai 182 kilometer di bawah permukaan laut.

Gempa lainnya juga tercatat mengguncang wilayah selatan Pulau Jawa pada pukul 05.15.14 WIB. Gempa di selatan Jawa tersebut memiliki magnitudo 2,9 dan berada pada kedalaman sekitar 19 kilometer.

Lokasi gempa itu berada pada koordinat 9,67 derajat LS dan 113,02 derajat BT di wilayah perairan selatan Jawa.

Selain dua gempa tersebut, BMKG mencatat sejumlah gempa kecil lainnya. Kekuatan gempa berkisar antara  magnitudo 2,2 hingga 3,1 di berbagai wilayah Indonesia.

Ilustrasi gempa. Foto: Medcom.id.

Gempa kerap terjadi di Indonesia karena berada di jalur Cincin Api Pasifik yang dikenal memiliki aktivitas gempa bumi dan vulkanik tinggi. Zona ini merupakan kawasan yang membentang dari wilayah Asia Timur hingga Amerika yang ditandai dengan aktivitas tektonik intensif.

Pertemuan lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik menyebabkan wilayah Indonesia kerap mengalami gempa bumi. Sebagian besar gempa yang terjadi di kawasan ini berasal dari aktivitas subduksi lempeng maupun pergerakan sesar aktif.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)