Persija bakal Turunkan Skuad Utama di Piala Presiden 2026

Pemain Persija Jakarta Rayhan Hannan (kiri), Fabio Azkairawan (tengah), dan Witan Sulaeman (kanan), dalam acara Meet & Greet di Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2026). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Persija bakal Turunkan Skuad Utama di Piala Presiden 2026

Achmad Zulfikar Fazli • 21 July 2026 00:45

Jakarta: Persija Jakarta memastikan tidak jadi menurunkan skuad Elite Pro Academy U20 (EPA U20) di Piala Presiden 2026. Macan Kemayoran akan menurunkan skuad utamanya.

Hal ini diputuskan Persija setelah mereka menyesuaikan jadwal pemusatan latihan (Training Camp/TC) di Thailand. Semula pemusatan latihan dijadwalkan pada 27 Juli 2026, menjadi 10 Agustus 2026.

"Keputusan tersebut diambil setelah tim pelatih dan manajemen melakukan evaluasi dan koordinasi terhadap kebutuhan persiapan tim. Salah satunya adalah kelengkapan skuad. Persija menilai skuad perlu lebih dahulu berkumpul secara lengkap di Jakarta, sebelum menjalani program TC di Thailand," tulis keterangan resmi Persija, dilansir dari Antara, Senin, 20 Juli 2026.

Penyesuaian jadwal ini juga memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk melihat perkembangan seluruh pemain secara lebih menyeluruh, termasuk mengintegrasikan pemain baru ke dalam skema permainan yang dipersiapkan untuk menghadapi musim 2026/2027.

Persija berharap Piala Presiden dapat menjadi sarana untuk mengukur perkembangan tim sebelum melanjutkan persiapan menyambut musim baru dengan TC di Thailand.

Persija yang diasuh pelatih Shin Tae-yong sudah kedatangan sembilan pemain baru. Mereka adalah Kerim Memija (Bosnia dan Herzegovina), Stjepan Loncar (Bosnia dan Herzegovina), Kyohei Yoshino (Jepang), Kwon Chang-hoon (Korea Selatan), Denis Kolinger (Kroasia), Radovan Pankov (Serbia), Aqil Savik, Victor Dethan, Pratama Arhan.

“Setelah melakukan koordinasi dengan tim pelatih, kami memutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal terkait pemusatan latihan. Sebelum bertolak ke Thailand, tim akan terlebih dahulu berkumpul secara lengkap di Jakarta," ujar Presiden Persija Mohamad Prapanca.

Prapanca mengatakan penyesuaian tersebut membuat kita memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di Piala Presiden. Keikutsertaan di Piala Presiden juga akan menjadi bagian dari proses persiapan tersebut. 

"Tim pelatih dapat melihat perkembangan pemain dalam situasi pertandingan kompetitif, sebelum nantinya melanjutkan program pramusim di Thailand pada 10 Agustus,” katanya.

Prapanca menegaskan bahwa penyesuaian agenda tidak mengubah tujuan utama Persija dalam membangun tim yang kompetitif dan siap menghadapi musim baru.

“Setiap program disusun untuk memastikan tim berada dalam kondisi terbaik ketika kompetisi dimulai. Kami ingin seluruh tahapan persiapan berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan tim pelatih,” tutur Prapanca.

Piala Presiden tahun ini dmulai dari 25 Juli sampai 6 Agustus 2026, dengan diikuti delapan tim dari empat negara. Dari delapan tim ini, lima di antaranya klub Indonesia, yaitu Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Arema FC.

Lalu, ada perwakilan Singapura Tampines Rovers, klub asal Brunei Darussalam yang bermain di Liga Malaysia, yaitu DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan juara bertahan turnamen pramusim ini dari Thailand Port FC.

Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, menjadi venue pertandingan Piala Presiden tahun ini.

Stadion Si Jalak Harupat menjadi tuan rumah untuk Grup A yang diisi Persib, Arema, DPMM, Tampines Rovers. Sementara itu, Stadion Gelora Bung Tomo menjadi tuan rumah untuk Persebaya, Persija, PSMS, dan Port FC di Grup B.

(Achmad Zulfikar Fazli)