Presiden Prabowo Pastikan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama para menteri Kabinet Merah Putih di Palangka Raya, Kalteng. Foto: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Presiden Prabowo Pastikan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalteng

Fachri Audhia Hafiez • 23 August 2026 13:29

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal ini guna mencegah perluasan area yang terbakar serta kemunculan titik api baru.

"Dalam rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalteng, Palangka Raya, Sabtu, 22 Agustus 2026, Presiden menerima laporan kebutuhan di lapangan dan memastikan dukungan pemerintah terus diperkuat," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resmi, dilansir Antara, Minggu, 23 Agustus 2026.
 


Guna menunjang efektivitas pemadaman, pemerintah mengerahkan tambahan empat unit helikopter untuk mendukung operasi pengeboman air (water bombing). Dukungan kendaraan pemadam, mesin bor, pompa, hingga instalasi pipa air di area terdampak juga terus dipenuhi guna menjaga ketersediaan pasokan air.

Teddy menegaskan, selain memfokuskan pemadaman titik api yang sudah ada, kesiapsiagaan seluruh unsur Satgas di lapangan ditingkatkan demi memperkuat aspek pencegahan secara masif.


Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto: Dok. Kemenhut.

Berdasarkan catatan Kementerian Kehutanan, luasan karhutla di Kalimantan Tengah sejak 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 mencapai 7.634,46 hektare. Angka tersebut relatif lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya berkat mitigasi yang terus berjalan.

"Presiden optimistis karhutla dapat segera dikendalikan. Pemerintah akan terus memperkuat penanganan di lapangan sekaligus menindak sesuai hukum apabila ditemukan pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran," kata Teddy.

(Fachri Audhia Hafiez)