Indonesia-Tiongkok Bakal Gelar Latihan Militer Bersama Heping Garuda 2026

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin sebut Heping Garuda jadi latihan bersama dikembangkan dengan Tiongkok. Foto: Kemlu RI

Indonesia-Tiongkok Bakal Gelar Latihan Militer Bersama Heping Garuda 2026

Muhammad Reyhansyah • 21 August 2026 19:54

Jakarta: Indonesia dan Tiongkok akan menggelar latihan militer bersama bertajuk Heping Garuda sekitar September-Oktober 2026. 

Latihan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, Heping Garuda menjadi salah satu bentuk latihan yang dikembangkan dalam kerja sama pertahanan Indonesia dan Tiongkok.

"Kalau latihan yang kita kembangkan adalah Heping Garuda. Heping Garuda di tahun 2026. Ini sama dengan Garuda Shield yang dilaksanakan September," kata Sjafrie setelah pertemuan 2+2 RI-Tiongkok di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Sjafrie, kerja sama pertahanan kedua negara juga mencakup pembinaan latihan serta pertukaran personel. Pertukaran tersebut dilakukan baik secara perorangan maupun secara keseluruhan.

"Jadi, di dalam pembinaan latihan, kemudian tukar-menukar personel, itu kita lakukan baik secara perorangan maupun secara keseluruhan," ujar Sjafrie.

Sjafrie menyebut Heping Garuda direncanakan berlangsung sekitar September hingga Oktober 2026.

"Heping Garuda di sekitar September-Oktober," kata Sjafrie.

Untuk lokasi, Sjafrie belum dapat memastikan tempat pelaksanaan latihan. Dia menyebut kemungkinan latihan digelar di sekitar wilayah Sumatera.

"Saya kurang jelas ya, mungkin lokasinya di sekitar Sumatera," ujar Sjafrie.

Sjafrie memastikan Heping Garuda hanya melibatkan Indonesia dan Tiongkok ketika ditanya apakah latihan tersebut akan diikuti negara lain.

"Indonesia dengan Tiongkok," tegas Sjafrie.

Sebelumnya, Sjafrie juga mengungkapkan kerja sama industri pertahanan Indonesia dan Tiongkok akan mencakup transfer teknologi pertahanan serta pembangunan pabrik bersama di Indonesia. Kerja sama tersebut ditargetkan mulai berjalan paling lambat pada 2027 dan akan melibatkan PT Pindad.

(Fajar Nugraha)