PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersinergi dengan Pelindo dan PT SGC Barito Logistics dalam pendistribusian logistik. Dok. Istimewa
Krakatau Steel Dorong Peralihan Distribusi Logistik ke Jalur Laut
Achmad Zulfikar Fazli • 12 June 2026 15:24
Jakarta: PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), terus memperkuat perannya sebagai hub logistik strategis di Provinsi Banten. Salah satunya melalui sinergi bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), serta pengembangan layanan logistik bernilai tambah dengan kerja sama bisnis storage isotank dengan PT SGC Barito Logistics.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Krakatau Steel Group mendukung efisiensi logistik nasional, implementasi program Zero Over Dimension Over Loading (ODOL), serta penguatan konektivitas kawasan industri yang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menegaskan pihaknya akan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sistem logistik nasional melalui optimalisasi aset dan infrastruktur yang dimiliki.
“BUMN harus mampu memberikan dampak yang sistemik. Krakatau Steel Group memiliki aset dan infrastruktur yang dapat dioptimalkan untuk mendukung kelancaran distribusi nasional sekaligus meningkatkan efisiensi logistik Indonesia,” ujar Akbar Djohan dalam keterangan tertulis, Jumat, 12 Juni 2026.
Sebagai implementasi komitmen tersebut, KBS bersama Pelindo telah mengoperasikan layanan kapal Ro-Ro yang menghubungkan Pelabuhan Cigading dan Pelabuhan Panjang. Frekuensi perjalanan dua kali setiap hari dan kapasitas sekitar 200 kendaraan.
Layanan ini dihadirkan untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di lintasan Merak–Bakauheni, sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi barang antardaerah.
“Indonesia merupakan negara maritim. Langkah ini menjadi bukti bahwa pergeseran distribusi logistik, baik outbound maupun inbound dari kawasan industri di Banten, dapat dilakukan melalui jalur laut secara lebih efektif dan efisien,” ujar Akbar Djohan.
Baca Juga:
Pemerintah Bidik Biaya Logistik Nasional Turun hingga 12,5% PDB |

Ilustrasi industri logistik global. Dok Istimewa
Tangkap Peluang Bisnis Baru
Dalam kegiatan Forum Group Discussion Implementasi Konektivitas Logistik di Banten, KBS menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PT SGC Barito Logistics terkait penyediaan jasa storage isotank di area operasional KBS.
Kerja sama ini untuk mendukung efisiensi rantai pasok sekaligus memperluas layanan logistik terintegrasi yang dikembangkan KBS. Pengembangan bisnis storage isotank bagian dari upaya optimalisasi aset, dan kapabilitas kepelabuhanan perusahaan untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang di wilayah Banten dan sekitarnya.
Dukung Asta Cita dan Hilirisasi Industri Nasional
Penguatan peran KBS sebagai hub logistik industri di Banten sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan kemandirian ekonomi melalui hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur strategis, serta peningkatan konektivitas nasional.
Melalui sinergi dengan Pelindo dan pengembangan layanan logistik baru, Krakatau Steel Group mendorong terciptanya ekosistem logistik yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing guna mendukung pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan.