Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Afghanistan-Pakistan, 121 Orang Tewas

Ilustrasi banjir. (Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M)

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Afghanistan-Pakistan, 121 Orang Tewas

Dimas Chairullah • 5 April 2026 18:10

Kabul: Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan badai yang melanda Afghanistan dan Pakistan dalam dua pekan terakhir menewaskan sedikitnya 121 orang serta menyebabkan kerusakan luas.

Otoritas Manajemen Bencana Afghanistan (ANDMA) melaporkan 77 orang tewas dan 137 lainnya luka-luka sejak 26 Maret 2026. Dalam 48 jam terakhir, sebanyak 26 korban meninggal akibat banjir, tanah longsor, dan sambaran petir.

Korban tersebar di berbagai wilayah. Di Provinsi Ghazni, tiga anak dilaporkan tewas akibat banjir, sementara di Kandahar, tiga orang meninggal setelah atap rumah runtuh karena hujan deras.

Di Pakistan, otoritas setempat mengonfirmasi 44 korban jiwa akibat cuaca buruk, dengan 32 korban di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dan 12 lainnya di Balochistan.

Selain korban jiwa, bencana ini juga merusak lahan pertanian dan permukiman warga. Di Provinsi Herat, petani melaporkan kerusakan signifikan yang mengancam mata pencaharian mereka.

Akses transportasi turut terganggu setelah tanah longsor menutup sejumlah jalur utama, termasuk jalan penghubung Kabul–Jalalabad.

Para ahli menilai Afghanistan merupakan salah satu negara paling rentan terhadap dampak perubahan iklim, dengan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Otoritas setempat terus memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.

Baca juga:  Hujan Deras Memicu Banjir di Afghanistan, 17 Orang Dilaporkan Tewas

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)