Menag Ajak Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah Doakan untuk Kebaikan Bangsa

Menteri Agama Nasruddin Umar di Depok, Jawa Barat. Istimewa

Menag Ajak Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah Doakan untuk Kebaikan Bangsa

Whisnu Mardiansyah • 26 June 2026 07:58

Depok: Menteri Agama Nasaruddin Umar menghadiri secara virtual penyelenggaraan peringatan akbar Hari Guru (HG) ke-109 atau Hari Silsilah ke-35 tarekat Naqsyabandiyah Al Khalidiyah Maulana Sayyidi Syaikh Prof Dr Kadirun Yahya Muhammad Amin, di Surau Qutubul Amin, Arco, Depok.

"Saya Menteri Agama RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan kegiatan peringatan Hari Silsilah tarekat Naqsyabandiyah Prof Dr H Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin Alkhalidi," kata Menag dam keterangan tertulisnya yang diterima Jumat, 26 Juni 2026.

Hari Guru atau Hari Silsilah yang setiap tahun oleh Yayasan Surau Qutubul Amin (SQA) diselenggarakan tepat pada hari kelahiran Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya.

Acara berlangsung di Pendopo Agung SQA dan dirangkai dengan kegiatan ziarah akbar seluruh jemaah antara pukul 10.30 hingga 14.30 WIB.

Menag menegaskan peringatan ini menjadi momen penting untuk mengenang dan meneladani sosok Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya sebagai ulama besar, akademisi, dan Mursyid kharismatik.

"(Beliau) yang memimpin silsilah emas tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah," tandas Menag.

Menag menambahkan almarhum membuktikan kecintaan kepada Allah dan kedalaman spiritual tidak menghalangi kiprah seseorang berkontribusi pada negara, ilmu pengetahuan, keluarga, serta menjadi lentera penerang bagi akal dan budi pekerti manusia di era modern yang penuh tantangan.

"Peranan tarekat Naqsyabandiyah yang berpusat pada dzikrullah diharapkan mampu menjadi penawar, benteng pertahanan umat, sebagai sarana tazkiyatul nafs, dan membangun kesalehan individual, sekaligus memperkuat kesalehan sosial," kata Menag.

Menurutnya, tarekat telah tumbuh secara historis menjadi pilar penjaga moral bangsa, penyebar Islam yang Rahmatan lil Alamin, serta elemen perekat persatuan dan kesatuan negara.

"Pemerintah melalui Kementerian Agama mengajak seluruh jemaah Naqsyabandiyah untuk terus mendoakan bangsa Indonesia agar semakin damai dan sejahtera di dalam lindungan Allah," tutur Menag.

"Mari kita teruskan semangat perjuangan Ayahanda Guru kita, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga di dalam pengabdian kepada masyarakat, keluarga, dan negara," imbuhnya.

Menag berharap peringatan Hari Silsilah ini menjadi momen peningkatan kualitas ibadah kita, mempererat tali silaturahmi, dan memberikan keberkahan bagi kita semua.

"Sekali lagi, saya mohon maaf bapak ibu sekalian, tanpa mengurangi rasa respek, hormat saya, tetaplah melanjutkan kegiatannya, mudah-mudahan semuanya sukses," kata Menag.

Ketua Majelis Silaturahmi SQA H Suroso menyampaikan terima kasih atas atensi Menag dan Menko Muhaimin terhadap peringatan akbar tahun ini.

"Kami juga sangat mengapresiasi perhatian besar Pak Menko Muhaimin Iskandar dan Pak Menag Nasaruddin Umar terhadap peringatan akbar ini," kata H Suroso.

Keduanya hadir di momen ini sama-sama dua kali. Namun, Menag saat kali pertama hadir sebagai pembicara seminar HG 100 tahun 2017 yang saat itu masih menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal.

(Whisnu M)