Yamaha Racing Indonesia Proyeksikan Aldi Satya Mahendra ke Moto2 2028

Pembalap Yamaha bLU cRU EvanBros dari Indonesia, Aldi Satya Mahendra, saat tampil pada Race 2 World Supersport (WorldSSP) Australia 2025 di Sirkuit Philip Island, Minggu (23/2/2025). Foto: Dok. Antara/Instagram @aldihendra_57.

Yamaha Racing Indonesia Proyeksikan Aldi Satya Mahendra ke Moto2 2028

Angel Rinella • 21 October 2026 13:18

Jakarta: Yamaha Racing Indonesia memproyeksikan Aldi Satya Mahendra untuk berkompetisi di ajang Moto2 World Grand Prix pada musim 2028. Rencana tersebut menjadi bagian dari pembinaan berjenjang Yamaha dalam mengembangkan karier pembalap muda Indonesia agar mampu bersaing di level internasional.

Manajer Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan perkembangan pembalap asal Yogyakarta itu menunjukkan hasil positif dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan tersebut terlihat dari kondisi fisik hingga performa yang disebut mencapai 20 persen.

“Dalam beberapa tahun terakhir melakoni proses, kondisi fisik Aldi Satya Mahendra mengalami perkembangan pesat dengan peningkatan performa hingga 20 persen,” ujarnya dalam pernyataan resmi dikutip, Rabu, 21 Oktober 2026.

Selain kondisi fisik, kemampuan pembalap asal Yogyakarta tersebut dalam beradaptasi dengan motor juga terus berkembang. Ia semakin memahami karakter motor, pengaturan set-up, serta cara menghadapi berbagai situasi yang muncul selama balapan di sirkuit.

Wahyu berharap perkembangan tersebut dapat membantu Aldi meraih kemenangan atau bersaing memperebutkan podium di World Supersport (WorldSSP). Setelah memenuhi target tersebut, pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia itu diproyeksikan melanjutkan karir ke Moto2 pada 2028.

“Kami harapkan dia semakin bertumbuh dan mewujudkan target lebih baik, untuk merebut kemenangan atau sebagai penantang podium di World Supersport. Di musim 2028 Aldi Satya Mahendra diproyeksikan akan berkompetisi di kejuaraan Moto2,” kata Wahyu.

Sementara itu, Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, turut mengapresiasi perkembangan pembalap muda Indonesia tersebut. Menurutnya, Aldi terus menunjukkan kemajuan dalam hal profesionalisme dan kecepatan di lintasan, sekaligus menjadi sosok penting bagi Yamaha setelah meraih gelar juara dunia.

“Untuk saat ini, seperti yang Anda tahu, Aldi adalah pembalap yang sangat berarti buat Yamaha. Dia adalah juara dunia pertama Indonesia. Kami telah mempromosikannya ke Supersport, yang memang dia layak dipromosikan ke Supersport. Saya suka dia terus berkembang, untuk menjadi lebih profesional dan menunjukkan kecepatan. Dan saya pikir dia masih muda,” papar Paolo.

Perjalanan karier pembalap asal Yogyakarta itu ditempuh secara bertahap melalui R3 BLU CRU World Cup, World Supersport 300 (WorldSSP300), hingga WorldSSP. Pada 2024, ia mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar juara dunia WorldSSP300.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu bukti hasil pembinaan Yamaha Racing Indonesia dalam mengantarkan pembalap ke tingkat dunia. Selain melalui kompetisi internasional, program pembinaan juga dilakukan lewat Yamaha One Make Race dan kejuaraan nasional serta Asia untuk mengasah kemampuan para pembalap muda.

Pada musim 2026, Yamaha Racing Indonesia menurunkan tujuh pembalap pabrikan yang berkompetisi penuh di empat ajang internasional. Selain Aldi di WorldSSP, Arai Agaska tampil di World Sportbike, sedangkan Wahyu Nugroho, M. Faerozi, Candra Hermawan, dan Fadhil Musyavi bersaing di Asia Road Racing Championship (ARRC).

Di sisi lain, Sabian Fathul Ilmi mengikuti Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Untuk kompetisi nasional, Yamaha Racing Indonesia juga mendukung 10 tim yang diperkuat total 40 pembalap pada musim 2026.

Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari komitmen Yamaha Racing Indonesia dalam menyiapkan regenerasi pembalap. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang, Yamaha berharap semakin banyak pembalap muda Indonesia yang mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional, Asia, hingga internasional.

(Arga Sumantri)