Personel Polri saat berupaya memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Merauke, Papua Selatan, dengan menggunakan alat seadanya. ANTARA/HO-Dokumentasi
Titik Api di Tanah Papua Turun Jadi 628
Silvana Febiari • 22 October 2026 17:25
Jayapura: BMKG Wilayah V Jayapura mencatat jumlah titik api di Papua menurun dari 3.487 menjadi 628 titik. Titik api tersebut tersebar di enam provinsi.
"Untuk 628 titik api itu didominasi tingkat kepercayaan sedang sebanyak 406 titik (64.6 persen), diikuti tingkat kepercayaan tinggi sebanyak 149 titik (23.7 persen) dan tingkat kepercayaan rendah sebanyak 73 titik (11.6 persen)," kata Prakirawan BMKG Wilayah V Jayapura Sri Dewi Sundari, dikutip dari Antara, Kamis, 22 Oktober 2026.
Titik api terbanyak terpantau di Provinsi Papua Selatan dengan total 483 titik. Sebanyak 338 titik berada di Kabupaten Merauke, 90 titik di Mappi, dan 55 titik di Boven Digoel.
Kemudian Provinsi Papua tercatat 11 titik api, Papua Barat 43 titik, Papua Barat Daya lima titik api, Papua Pegunungan 86 titik api. "Untuk Provinsi Papua Tengah tidak terdapat titik api," ucap Sri.
Ia mengingatkan, musim kemarau dan titik api akibat karhutla berpotensi menurunkan kualitas udara serta memicu gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kondisi ini juga dapat mengganggu transportasi darat dan udara akibat berkurangnya jarak pandang, serta merusak lahan pertanian dan perkebunan.
Pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan diimbau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla. Upaya ini dilakukan melalui penguatan koordinasi, pertukaran informasi, serta mitigasi dan penanganan secara terpadu.
Selain itu juga memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana penanggulangan karhutla, serta memperkuat sistem peringatan dini melalui pemantauan hotspot, kondisi cuaca, dan perkembangan fenomena El Niño, kata Sri Sundari.

Personel TNI-Polri dan BPBD saat memadamkan karhutla di Oksibil. (ANTARA/HO/Humas Polda Papua)
Sebelumnya hasil pemantauan hotspot tanggal 19 Oktober pukul 02.00 WIT hingga 20 Oktober pukul 02.00 WIT, terpantau sebanyak 3.487 titik api. Kondisi tersebut didominasi tingkat kepercayaan sedang sebanyak 2.997 titik (85.9 persen), kemudian kepercayaan rendah sebanyak 439 titik (12.6 persen), dan tingkat kepercayaan tinggi sebanyak 51 titik (1.5 persen).