Suasana upcara penutupan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Mizuho Park Sports Stadium, Nagoya, Jepang. Foto: Antara/Arindra Meodia.
Asian Games 2026 Berakhir, Estafet Beralih ke Doha
Gabriella Thesa Widiari • 4 October 2026 19:27
Nagoya: Gelaran Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi ditutup usai Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Joaan Bin Hamad Al Thani menyampaikan pidato penutupan di Mizuho Park Sports Stadium, Nagoya, Jepang. Upacara tersebut menandai berakhirnya pesta olahraga Asia ke-20 yang berlangsung selama 16 hari sejak 19 September 2026.
Sheikh Joaan mengapresiasi seluruh pihak penyeleggara, atlet dari 45 komite olimpiade negara (NOC), hingga ribuan sukarelawan yang menyukseskan ajang kompetisi regional ini. Menurutnya, ajang di Aichi-Nagoya telah melahirkan standar baru bagi peta persaingan olahraga di kawasan Asia.
"Malam ini, saat kita menurunkan bendera Aichi-Nagoya 2026, kita menutup Asian Games ini, tetapi sekaligus meningkatkan standar olahraga Asia," kata Sheikh Joaan dalam pidatonya, dilansir dari Antara, Minggu, 4 Oktober 2026.
"Api mungkin telah dipadamkan, tetapi harapan yang dinyalakannya akan terus berkobar di seluruh benua kita," ujar Sheikh Joaan.

Suasana upcara penutupan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Mizuho Park Sports Stadium, Nagoya, Jepang. Foto: Antara/Arindra Meodia.
Selesainya ajang di Jepang menandai dimulainya estafet perhelatan Asian Games ke-21 yang dijadwalkan berlangsung di Doha, Qatar, pada 2030 mendatang. Sheikh Joaan mengajak generasi muda Asia membawa energi positif dari Aichi-Nagoya ke Timur Tengah.
"Kita bergerak dari timur ke barat, dari Jepang ke Qatar, menyebarkan nilai-nilai kita dan memastikan setiap sudut benua kita merasakan perayaan olahraga ini," kata Sheikh Joaan.
Pada klasemen akhir, China keluar sebagai juara umum dengan mengoleksi 169 medali emas, 89 perak, dan 83 perunggu, disusul tuan rumah Jepang di posisi kedua. Sementara itu, kontingen Indonesia berada di peringkat ke-16 melalui raihan lima medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu.