Voli Putra Indonesia Tutup Perjalanan di Asian Games 2026, Finis di Peringkat 12

Pelatih Timnas Voli Indonesia Reidel Toiran (tengah). Foto: Antara/Fauzan

Voli Putra Indonesia Tutup Perjalanan di Asian Games 2026, Finis di Peringkat 12

Angel Rinella • 3 October 2026 18:23

Jakarta: Tim voli putra Indonesia menutup kiprah di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya dengan menempati peringkat ke-12. Hasil tersebut didapat setelah Tim Merah Putih kalah dari Kazakhstan 1-3 (25-23, 23-25, 18-25, 20-25) dalam pertandingan perebutan peringkat 9-12 di Park Arena, Komaki, Jepang, Sabtu.

Indonesia mengawali pertandingan dengan baik dan mampu mengamankan set pertama. Tim Merah Putih menang tipis 25-23 sehingga lebih dulu memimpin 1-0.

Kazakhstan kemudian bangkit pada set kedua dan menyamakan kedudukan setelah menang dengan skor 25-23. Kedua tim pun sama-sama mengantongi satu kemenangan set sebelum memasuki dua set berikutnya.

Permainan Kazakhstan semakin dominan pada set ketiga dan keempat. Mereka memenangkan set ketiga 25-18 dan kembali mengatasi perlawanan Indonesia 25-20 pada set keempat untuk memastikan kemenangan 3-1.

Kedua tim memperoleh poin dari kesalahan lawan dengan jumlah yang relatif berimbang. Kazakhstan mendapatkan 31 poin, sedangkan Indonesia mencatat 32 poin dari kesalahan lawan.

Namun, Kazakhstan unggul dalam perolehan total poin sepanjang pertandingan. Mereka mengumpulkan 98 poin, sementara Indonesia hanya membukukan 86 poin.

Pada aspek serangan, Kazakhstan juga mencatat efektivitas lebih tinggi melalui spike. Mereka menghasilkan 53 spike sukses dari 96 percobaan atau 56 persen, sedangkan Indonesia mencatat 47 spike sukses dari 95 percobaan dengan efektivitas 50 persen.

Keunggulan Kazakhstan turut terlihat dari servis. Tim tersebut menghasilkan empat poin langsung melalui servis, sementara Indonesia hanya mencatat satu poin.

Di sisi lain, Indonesia unggul dalam penerimaan bola. Tim Merah Putih mencatat 76 reception, lebih banyak dibandingkan Kazakhstan yang membukukan 70 reception.

Indonesia juga memiliki catatan lebih baik dalam melakukan blok. Tim asuhan pelatih Reidel Toiran itu menghasilkan 10 poin dari 42 percobaan atau efektivitas 24 persen, sedangkan Kazakhstan mencatat enam poin blok dari 47 percobaan dengan efektivitas 13 persen.

Kazakhstan lebih unggul dalam upaya menyelamatkan bola dari serangan lawan. Mereka mencatat 18 dig dari 33 percobaan atau 55 persen, sementara Indonesia membukukan 15 dig dari 34 percobaan dengan persentase 45 persen.

Hasil tersebut membuat Indonesia harus puas menempati peringkat ke-12 dalam persaingan voli putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Posisi itu menjadi hasil akhir perjalanan Tim Merah Putih di pesta multi cabang olahraga terbesar di Asia.

(Putri Purnama Sari)