Presiden Prabowo ke Prajurit TNI: Jangan Pernah Jauh dari Rakyat

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Presiden Prabowo ke Prajurit TNI: Jangan Pernah Jauh dari Rakyat

Fachri Audhia Hafiez • 5 October 2026 10:20

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan agar seluruh prajurit TNI senantiasa menjaga kebersamaan dengan masyarakat dan tidak menarik diri dari kehidupan rakyat. Pesan ini disampaikan Presiden saat memimpin peringatan HUT ke-81 TNI di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 5 Oktober 2026.

"Jangan pernah jauh dari rakyat. Harus di tengah-tengah rakyat. Prajurit TNI harus selalu mendengarkan kesulitan rakyat, harus hadir ketika rakyat membutuhkan," tegas Prabowo dalam amanatnya dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Senin, 5 Oktober 2026.
 


Presiden mengingatkan bahwa sejarah mencatat kekuatan TNI tidak pernah terpisahkan dari rakyat sejak awal berdiri. Menurutnya, TNI merupakan tentara rakyat, tentara nasional, sekaligus tentara pejuang yang lahir dan berjuang bersama-sama rakyat demi memperebutkan kemerdekaan Indonesia.

"Sebelum negara bisa memberi anggaran, TNI berdiri dari rakyat. Tanpa digaji, yang memberi makan TNI adalah seluruh rakyat Indonesia. Seluruh kekuatan TNI dengan demikian harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Jiwamu, ragamu, sudah bukan milikmu lagi, sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Peringatan HUT ke-81 TNI mengusung tema 'TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur'. Bagi Presiden, tema tersebut memuat makna yang sangat penting dan mendalam bagi seluruh jajaran prajurit.


Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Kepala Negara turut mengapresiasi kesiapsiagaan dan kepekaan para prajurit yang selalu tanggap bertindak tanpa menunggu perintah teknis di saat masyarakat mengalami musibah atau bencana alam.

"Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana; ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan, Saudara-saudara datang tanpa diperintah. Setiap komandan mengambil inisiatif, setiap panglima tidak menunggu perintah dari atas. Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab Tentara Nasional Indonesia," ujar Presiden.

Peran nyata prajurit di lapangan, lanjut Prabowo, terlihat jelas saat proses evakuasi bencana, pembukaan akses jalan, dan pendirian ribuan jembatan darurat. Termasuk penyaluran bantuan logistik serta obat-obatan ke wilayah-wilayah terisolasi.

"Di saat-saat sulit seperti itulah rakyat melihat siapa yang benar-benar hadir bersama mereka," kata Prabowo.

Presiden menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit di Indonesia atas pengabdian tanpa henti kepada bangsa dan negara.

"Saya menyampaikan terima kasih saya, penghormatan saya kepada kalian. Terus menjadi tentara rakyat! Tentara yang kuat adalah tentara yang dekat dengan rakyat," tegas Prabowo.

(Fachri Audhia Hafiez)