Ikuti Jejak Wall Street, IHSG Pagi Ini Turun 1,38%

Ilustrasi. Foto: dok MI.

Ikuti Jejak Wall Street, IHSG Pagi Ini Turun 1,38%

Ade Hapsari Lestarini • 6 November 2026 09:36

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini terpantau berada di zona merah. Laju IHSG sejalan dengan gerak Wall Street yang tertekan.

Mengacu data RTI, Jumat, 6 November 2026, IHSG turun 69,24 poin atau setara 1,38 persen ke posisi 4.961 pada pukul 09.15 WIB. Pada pembukaan perdagangan, IHSG sempat berada di posisi 4.955.

Sementara itu, IHSG juga sempat berada di level terendah yaitu 4.935. Sedangkan untuk level tertinggi adalah 4.967. Total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 4,26 miliar lembar senilai Rp1,293 triliun.

Pagi ini, tercatat 99 saham bergerak menguat. Sementara sebanyak 442 saham melemah dan 123 saham lainnya stagnan. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8.683 triliun dengan frekuensi sebanyak 165.960 kali.


Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
 

 

Nasdaq anjlok paling dalam


Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis waktu setempat. Wall Street mencatatkan hari terburuknya sejak peristiwa sesaat setelah "Hari Pembebasan" (Liberation Day) pada April 2025. Hal ini seiring dengan semakin tajamnya penurunan pada sektor kecerdasan buatan (AI) yang telah dimulai pada sesi sebelumnya.

Melansir Investing, Jumat, 6 November 2026, sehari setelah kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu (midterm elections) di Amerika Serikat, yang sempat meredakan ketidakpastian pasar secara signifikan, para investor kini mulai mencermati kemungkinan dampak politik dari kemenangan tersebut.

Dengan Partai Demokrat yang kini menguasai kedua kamar di Kongres, pelaku pasar khawatir partai tersebut mungkin akan menerapkan regulasi yang lebih ketat terhadap sistem AI serta berupaya menghambat penyebaran pusat data (data center) berskala masif.

Di sisi lain, para pelaku pasar juga menerima data pasar tenaga kerja yang cukup kuat, tepat sehari sebelum dirilisnya laporan penting mengenai jumlah tenaga kerja di luar sektor pertanian (nonfarm payrolls) Amerika Serikat.

Melansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average turun 1.833,06 poin atau 3,44 persen menjadi 51.523,06. Indeks S&P 500 merosot 334,89 poin atau 4,36 persen menjadi 7.353,73. Indeks Komposit Nasdaq melemah 1.421,516 poin, atau 5,52 persen, menjadi 24.314,997.

Kesebelas sektor utama dalam indeks S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor teknologi dan industri mencatat penurunan terdalam, masing-masing sebesar 7,30 persen dan 4,12 persen. Sedangkan sektor barang kebutuhan pokok konsumen (consumer staples) mencatat penurunan paling tipis, yakni 0,67 persen.

(Ade Hapsari Lestarini)