Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com
ADB Dukung Pendalaman Pasar Modal RI
Eko Nordiansyah • 1 October 2026 12:45
Jakarta: Indonesia terus memperkuat pasar modal untuk menggalang investasi yang lebih besar bagi pertumbuhan bisnis dan pembangunan ekonomi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pendanaan perbankan.
Asian Development Bank (ADB) telah menyetujui subprogram pertama dari Program Pendalaman Pasar Keuangan atau Financial Market Deepening Program untuk mendukung upaya Indonesia memperdalam pasar modal, memodernisasi ekosistem keuangan digital, serta membangun lingkungan yang mendukung pembiayaan berkelanjutan dan transisi.
"Ketika pelaku usaha dapat mengakses pembiayaan dengan lebih mudah, mereka dapat berinvestasi, berkembang, dan menciptakan lapangan kerja," ucap Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov dalam keterangan tertulis, Kamis, 1 Oktober 2026.
Program tersebut mencakup tiga area utama yakni meningkatkan efisiensi pasar, mendorong layanan keuangan digital yang aman dan inovatif, serta memobilisasi modal swasta untuk proyek-proyek yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca Juga :
Cek Deretan Saham Rekomendasi untuk Hari Ini

(Ilustrasi. Foto: Dok ADB)
Potensi pengembangan pasar modal
Pengembangan pasar modal Indonesia memiliki ruang untuk diperluas. Pada 2025, pasar saham Indonesia tercatat sebesar 66,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut menunjukkan potensi pengemabngan pasar modal lebih lanjut dan partisipasi investor yang lebih luas.Pendalaman pasar keuangan akan diarahkan untuk meningkatkan likuiditas pasar, transparansi, dan partisipasi investor melalui dukungan terhadap pinjaman sekuritas, penyedia likuiditas, serta pengembangan pasar obligasi.
Selain itu, layanan keuangan digital juga akan diperkuat melalui kerangka regulasi aset digital yang lebih kokoh, peningkatan standar keamanan siber, dan langkah-langkah perlindungan konsumen yang lebih kuat.
Subprogram pertama ini didukung oleh pembiayaan sebesar USD650 juta dari ADB dan melanjutkan komitmen jangka panjang ADB terhadap sektor keuangan Indonesia, termasuk Program Pengembangan dan Inklusi Pasar Keuangan serta Program Promosi Inklusi Keuangan Inovatif. (Tiaranissa Juliansyah)