BMKG: Waspada Kabut Asap Kepung Seluruh Kabupaten-Kota di Sulut

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan ikut berkontribusi terhadap berkurangnya jarak pandang. Tampak kebakaran di kawasan Cagar Alam Gunung Lokon pada Selasa (14/10). ANTARA/Karel A Polakitan

BMKG: Waspada Kabut Asap Kepung Seluruh Kabupaten-Kota di Sulut

Lukman Diah Sari • 15 October 2026 06:36

Manado: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan seluruk kabupaten dan kota di Sulawesi Utara (Sulut) terdampak kabut asap. Berdasarkan pantauan dari citra satelit Himawari 9, pergerakan angin dari arah tenggara membawa sebaran asap masuk dan menyelimuti wilayah udara Sulut. 

"BMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan sebaran asap di Sulut hingga 16 Oktober 2026," kata Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama di Manado, Rabu, 15 Oktober 2026, melansir Antara.

Dhira menyebutkan 15 wilayah terpapar kabut asap meliputi Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Tenggara. Selanjutnya, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

"BMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta stakeholder penerbangan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan," ajak Dhira.

Selain itu, koordinasi litas instansi sangat diperlukan utnuk mengantisipasi gangguan jarak pandang yang membahayakan penerbangan maupun mobilitas warga. Selanjutnya, masyarakat pun diingatkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta  menggunakan masker.

Kabut asap. (MI)

Warga juga diharapkan menutup jendela saat asap terasa pekat serta menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan cukup. Serta tidak sengaja membakar lahan/hutan,

"Mengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado," pesan dia.

(Lukman Diah Sari)