Butuh Kolaborasi Kuat untuk Tercapainya Indonesia Emas

Satu Cerita Untuk Indonesia 3rd Anniversary Celebration: Acceleration & Networking. Foto: Dok. Istimewa.

Butuh Kolaborasi Kuat untuk Tercapainya Indonesia Emas

Fachri Audhia Hafiez • 9 November 2025 15:26

Jakarta: Kolaborasi kuat dinilai penting untuk tercapainya cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Para penggerak bangsa yang menginspirasi dan memiliki dampak positif perlu saling berkolaborasi.

"Inilah momen di mana cerita tidak berhenti pada inspirasi, tetapi bergerak menjadi kolaborasi. Satu Cerita Untuk Indonesia (SCUI) Association hadir untuk mempertemukan para pembangun bangsa," kata penggagas SCUI Jimmy Oentoro melalui keterangan tertulis, Minggu, 9 November 2025.
 


Hal itu disampaikan Jimmy saat menggelar acara Satu Cerita Untuk Indonesia 3rd Anniversary Celebration: Acceleration & Networking di Dome Arkadia, Jakarta Selatan. Dia menekankan bahwa gerakan untuk bangsa mesti dimulai dari mereka yang berbagi pengalaman positifnya.

"Dengan semangat celebrate, collaborate, accelerate, acara ini menegaskan bahwa gerakan perubahan dimulai dari mereka yang berani berbagi cerita, bersatu dalam visi, dan melangkah bersama untuk Indonesia," ujar Jimmy.

Tokoh-tokoh nasional turut hadir dan menyampaikan pandangan mereka mengenai akselerasi pembangunan bangsa lewat kolaborasi para nation builder SCUI. Mereka meliputi Ketua Asosiasi Kreator Konten Seluruh Indonesia Helmy Yahya, Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam, Kepala Pusat Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Provinsi DKI Jakarta Andhika Ajie, dan Penggagas Jaringan Gusdurian Inayah Wulandari Wahid.


Penggagas Jaringan Gusdurian Inayah Wulandari Wahid. Foto: Dok. Istimewa.

Inayah menyoroti inklusivitas di Indonesia tumbuh. Termasuk melalui ruang digital yang memperlakukan semua orang setara.

“Karena perbedaan adalah keniscayaan, kita enggak mungkin kolaborasi tanpa perbedaan,” kata Inayah.

Menurutnya, inklusivitas sejati bukan hanya bekerja bareng, tetapi juga percaya bersama. Dia menekankan bahwa Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) juga selalu mengingatkan bahwa kedamaian bangsa mustahil tanpa keadilan.

“Perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi. Kita enggak bisa bicara perdamaian tanpa kita bicara keadilan," ucap Inayah.

Acara tersebut dihadiri sekitar 200 nation builder dari delapan sektor pembangunan bangsa termasuk seni, bisnis, komunitas, digitalisasi, pendidikan, keluarga, pemerintah, dan kesehatan. Selain itu, kegiatan tersebut itu juga dalam momentum pencapaian ekosistem digital SCUI dari Jimmy Oentoro Channel yang meraih Silver Play Button, dengan capaian 8,4 juta views dan 144 ribu subscribers di YouTube.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)