Sejumlah bangunan rusak usai gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,6 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua. Dokumentasi/ BNPB
Sejumlah Bangunan di Kabupaten Sarmi Rusak Usai Gempa Magnitudo 6,6
Deny Irwanto • 16 October 2025 17:02
Jakarta: Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,6 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, menyebabkan sejumlah bangunan rusak.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pusat gempa berada sekitar 32 km Tenggara Sarmi, 92 km Timur Laut Mamberamo Tengah, 117 km Timur Laut Kasonaweja, dan 195 km Barat Laut Jayapura.
"Gempa bumi ini berdampak pada lima distrik yang sedang dalam proses pendataan, yakni Distrik Sarmi Kota, Sarmi Selatan, Pantai Timur Bagian Barat, Tor Atas, dan Pantai Barat. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama aparat daerah tengah melakukan kaji cepat di lapangan kata Abdul Muhari dalam keterangan pers, Kamis, 16 Oktober 2025.
| Baca: Gempa M 6,6 di Sarmi Papua Akibat Aktivitas Sesar Anjak Mamberamo
|
"Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kabupaten Sarmi bersama instansi teknis, TNI–Polri, dan relawan telah mengaktifkan posko siaga darurat 24 jam untuk mengantisipasi gempa susulan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Tim gabungan juga melakukan asesmen terhadap kondisi infrastruktur vital, akses transportasi, dan jaringan komunikasi," jelas Abdul Muhari.
BNPB mengimbau masyarakat di wilayah Kabupaten Sarmi dan sekitarnya untuk tetap tenang, waspada, dan tidak terpancing isu yang tidak benar. Warga diminta tidak berada di dekat bangunan yang rusak atau retak, serta menjauhi area berisiko seperti tebing dan lereng curam.