PNM Perkuat Penetrasi Ultra Mikro Lewat Re-modeling dan Digitalisasi

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi.

PNM Perkuat Penetrasi Ultra Mikro Lewat Re-modeling dan Digitalisasi

2 February 2025 08:05

Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat penetrasi ultra mikro lewat remodeling dan digitalisasi. Transformasi besar dalam ekosistem Ultra Mikro (UMi) guna memperdalam penetrasi pemberdayaan pada kelompok masyarakat subsisten di seluruh pelosok negeri.

Langkah ini diambil PNM untuk menjaga momentum pertumbuhan perusahaan sekaligus memperkuat sinergi bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Pegadaian dalam satu ekosistem besar yang terintegrasi.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengungkapkan bahwa saat ini jangkauan layanan perusahaan telah merambah ke 60.250 desa/kelurahan dari total 84.000 desa di Indonesia. Dengan total 22,9 juta nasabah aktif, PNM menghadapi tantangan untuk mengelola skala bisnis yang kian masif dengan tetap mempertahankan efektivitas layanan.

"Proporsi nasabah yang semakin besar menuntut kami untuk terus menguatkan layanan. Misi kami adalah memastikan akses permodalan tidak hanya tersedia, tetapi juga efektif dan tepat guna bagi nasabah prasejahtera," ujar Arief dalam keterangan resminya.

Arief menambahkan bahwa komitmen PNM diwujudkan melalui perputaran dana minimal Rp1 miliar di setiap desa setiap tahunnya. Langkah ini tidak hanya mengejar nilai ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak sosial bagi anggota keluarga nasabah.

Transformasi PNM di tahun 2026 ini juga mendapat sorotan dari Group CEO BRI, Hery Gunardi. Ia menilai PNM merupakan instrumen strategis negara yang selama 26 tahun telah konsisten menciptakan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan.

Namun, Hery menekankan bahwa untuk menghadapi dinamika ekonomi ke depan, PNM harus mempercepat dua aspek krusial: Digitalisasi dan Peningkatan Kualitas SDM.

“Digitalisasi dan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) perlu untuk terus didorong. Hal ini harus didukung pula oleh pengembangan SDM yang berkualitas agar peran PNM sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat prasejahtera semakin optimal,” tegas Hery.

Strategi re-modeling proses bisnis yang diusung PNM tahun ini diharapkan mampu menyederhanakan birokrasi penyaluran kredit tanpa menghilangkan esensi pendampingan. Dengan integrasi data di bawah Holding UMi, PNM optimistis dapat mendorong lebih banyak nasabah ultra mikro untuk "naik kelas" menjadi nasabah mikro perbankan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com