Menlu Sugiono Serukan Gencatan Senjata Nyata dan Permanen di Gaza

Menlu Sugiono menghadiri pertemuan PDG di Brussel, Belgia, 20 November 2025. (Kemenlu RI)

Menlu Sugiono Serukan Gencatan Senjata Nyata dan Permanen di Gaza

Willy Haryono • 22 November 2025 08:39

Brussel: Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa gencatan senjata di Gaza harus bersifat nyata dan permanen sebagai langkah awal menuju pemulihan kemanusiaan serta terwujudnya Negara Palestina yang merdeka berdasarkan Solusi Dua Negara. Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Sugiono dalam Pertemuan Tingkat Menteri Palestine Donor Group (PDG) di Brussels, Belgia pada Kamis, 20 November.

Pertemuan yang dipimpin Komisioner Uni Eropa untuk Mediterrania, Dubravka Šuica, bersama Perdana Menteri Otoritas Palestina, Mohammad Mustafa, itu menyoroti situasi kemanusiaan Gaza yang tetap mengkhawatirkan meski telah tercapai kesepakatan gencatan senjata.

Berdasarkan keterangan di situs Kemenlu RI, Sabtu, 22 November 2025, Menlu Sugiono menekankan bahwa keberhasilan pemulihan hanya dapat dicapai apabila seluruh bantuan kemanusiaan, proses rekonstruksi, dan pembangunan tetap berpusat pada Pemerintah dan rakyat Palestina.

Indonesia juga menyambut pembahasan mengenai penguatan koordinasi donor bagi rekonstruksi Gaza. Menlu menegaskan pentingnya pemulihan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, termasuk upaya memulihkan martabat rakyat Palestina.

Pertemuan turut membahas Resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Gaza yang diadopsi pada 17 November 2025. Para Menteri menyoroti pentingnya mekanisme implementasi yang jelas dan efektif agar resolusi tersebut dapat berkontribusi pada terwujudnya perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

“Kita perlu memastikan adanya mandat PBB yang jelas bagi misi penjaga perdamaian, sesuai dengan hukum internasional dan parameter yang telah disepakati bersama,” ujar Menlu Sugiono.

Pertemuan PDG dihadiri negara-negara anggota Uni Eropa, mitra kawasan, serta berbagai lembaga internasional. Agenda juga mencakup reformasi Otoritas Palestina serta dukungan terhadap pemulihan Gaza dan penguatan ekonomi di Tepi Barat.

Baca juga:  Indonesia Sambut Baik Resolusi PBB Mengenai Bantuan dan Pasukan Stabilisasi Gaza

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)