Program KolaboraSEA Energy dari PET. Foto: dok PET.
Pertamina Energy Terminal Perkuat Resiliensi Masyarakat Lewat Inovasi Digital
Husen Miftahudin • 15 April 2026 18:43
Jakarta: PT Pertamina Energy Terminal (PET) memperkuat resiliensi masyarakat melalui integrasi teknologi dan pemberdayaan ekonomi di Fuel Terminal Baubau. Melalui KolaboraSEA Energy, PET menghadirkan inovasi digital untuk mitigasi bencana sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui pilar KolaboraSEA Siaga, PET mengembangkan Aplikasi Panic Button yang terintegrasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan respons darurat.Teknologi ini telah terintegrasi dengan pemangku kepentingan kunci, yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan RSUD Baubau, guna memastikan respon darurat yang lebih cepat dan terukur bagi warga.
PET juga membentuk Kelompok Siaga Bencana (KSB) serta menyelenggarakan pelatihan mitigasi bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Program ini menegaskan komitmen PET dalam menciptakan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah operasional.
"Pendekatan yang kami lakukan menekankan integrasi antara aspek sosial, ekonomi, dan keselamatan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," ungkap Fungsi Legal & Relation PET dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 April 2026.
Dalam memperkuat ekonomi, (PET) mendorong pengembangan UMKM melalui hilirisasi produk laut dan inovasi bernilai tambah. Melalui pilar program KolaboraSEA Pangan Berdaya, PET memberikan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM lokal untuk mengolah hasil tangkapan menjadi produk olahan yang lebih kompetitif, salah satunya melalui inovasi Choco Fish Cookies berbahan dasar ikan tuna yang dikembangkan bersama UMKM Katapayi Sulaa.
| Baca juga: PET Perkuat Green Jobs Demi Tingkatkan Kompetensi Pemuda Lokal |

(Program KolaboraSEA Energy dari PET. Foto: dok PET)
Perkuat kapasitas produksi UMKM
Selain pendampingan, PET juga memperkuat kapasitas produksi UMKM melalui dukungan sarana berupa chest freezer berkapasitas 450 liter dan meja produksi berbahan stainless steel. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan skala produksi, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.
Apresiasi juga disampaikan Ketua UMKM Katapayi Sulaa Linda Paliran atas dukungan yang diberikan melalui program tersebut. Ia menilai pelatihan dan bantuan yang diterima mampu memperkuat kapasitas produksi sekaligus membuka peluang pengembangan produk.
"Alhamdulillah kami mendapatkan pelatihan pengolahan produk turunan ikan asap, seperti choco fish cookies, serta bantuan alat produksi untuk menunjang kegiatan kami. Terima kasih kepada PT Pertamina Energy Terminal atas dukungan yang diberikan. Kami berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat, sehingga kolaborasi ke depan dapat terus terjalin," ucap Linda.
Program Gerakan Mandiri Tanam Gizi di Pekarangan Sendiri (GEMA TANI) melalui Budi daya Ikan dalam Ember (Budikdamber) turut memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Peningkatan Kapasitas SDM Pemuda Melalui pilar KolaboraSEA Muda, PET berkomitmen mengurangi angka pengangguran dengan membekali 12 pemuda setempat melalui Sertifikasi Ahli K3 Umum BNSP. Perusahaan juga memberikan Pelatihan Branding dan Digital Marketing bagi 32 peserta guna memperluas jangkauan pasar produk lokal Sulaa ke ranah digital.