Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: dok IDN.
Purbaya Sampaikan ke IMF-Bank Dunia Ekonomi RI Bisa Tumbuh 5,4-6%
Ade Hapsari Lestarini • 20 April 2026 21:56
Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme perekonomian Indonesia mampu mencetak pertumbuhan 5,4-6 persen pada 2026 dalam Pertemuan Musim Semi Dana Moneter Internasional dan Grup Bank Dunia (IMF-World Bank Spring Meeting).
Pertumbuhan itu akan dicapai di tengah ketegangan global yang sedang berlangsung. Purbaya dalam kegiatan "IMFC Restricted Breakfast Meeting" yang dikutip dari keterangan resmi menjelaskan optimisme tersebut berasal dari basis ekonomi nasional yang solid.
Menkeu menyatakan, ketika banyak negara mengalami perlambatan ekonomi, perekonomian Indonesia tetap tangguh dengan tumbuh sebesar 5,11 persen pada 2025. Pertumbuhan yang stabil membuktikan ekonomi domestik Indonesia sehat dan mampu menangani tekanan dari luar.
Selain itu, neraca perdagangan masih konsisten memperoleh keuntungan (surplus) sebesar USD1,27 miliar pada Februari 2026, melanjutkan tren surplus selama 70 bulan berturut-turut.

Ilustrasi. Foto: dok MI.
Baca Juga :
Ekonomi Indonesia Masih Kuat di Atas Tren
Ekonomi domestik Indonesia tangguh
Melansir Antara, Senin, 20 April 2026, optimisme juga terlihat dari perekonomian domestik Indonesia yang tangguh yang ditopang dari konsumsi rumah tangga yang kuat, pertumbuhan stabil, inflasi terkendali, defisit fiskal yang terkelola, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) yang rendah, dan kebijakan hilirisasi yang berkelanjutan.
Menkeu menambahkan, pemerintah akan tetap waspada terhadap dinamika di Timur Tengah dan potensi dampaknya terhadap harga energi global.
Pemerintah telah memprioritaskan pembentukan bantalan fiskal untuk menyerap guncangan harga dan memastikan bahan bakar bersubsidi tetap stabil untuk melindungi daya beli masyarakat.
Respons kebijakan pemerintah yaitu dengan efisiensi pengeluaran negara dan transformasi struktural jangka panjang dengan mempercepat inisiatif hilirisasi. Pemerintah Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong transformasi struktural menuju negara berpendapatan tinggi.
Reformasi yang konsisten, pengelolaan fiskal yang hati-hati, serta penguatan investasi menjadi kunci dalam menghadapi ketidakpastian global dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.