Kerusuhan pascalaga antara Persis Solo vs Persita Tangerang. Metrotvnews.com/Triawati Prihatsari
Persis Solo Didenda Rp250 Juta Gara-Gara Flare Suporter
Triawati Prihatsari • 21 January 2026 19:10
Solo: Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan denda kepada Persis Solo akibat ulah suporter yang menyalakan flare saat pertandingan Super League melawan Persita Tangerang pada 4 Januari 2026. Persis Solo didenda sebesar Rp250 juta atas kasus tersebut.
"Keputusan sanksi denda Rp250 juta tersebut telah diterima manajemen sejak pekan lalu,” kata Direktur Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, di Solo, Rabu, 21 Januari 2026.
Ginda menyatakan Persis Solo hanya menerima sanksi denda tanpa hukuman tambahan lain. Meski begitu, suporter tetap diperbolehkan mendukung tim pada laga berikutnya.
“Persis terhindar dari sanksi tambahan lantaran dalam pertandingan tersebut tidak terjadi kericuhan maupun gangguan keamanan yang serius,” jelasnya.
Menurutnya sanksi denda tersebut tergolong besar dan menjadi beban bagi klub. Apalagi, Persis Solo masih membutuhkan anggaran untuk pembenahan dan perombakan skuad.
“Kalau dilihat dari nilainya, sanksi ini cukup berat juga. Rp250 juta itu bukan angka kecil. Jelas jadi beban tambahan, apalagi Persis masih ingin merombak beberapa pemain,” ungkap Ginda.

Kerusuhan pascalaga antara Persis Solo vs Persita Tangerang. Metrotvnews.com/Triawati Prihatsari
Di sisi lain, Ginda menegaskan denda tersebut telah diselesaikan sesuai ketentuan. Ia juga meminta para suporter untuk tidak mengulangi tindakan serupa.
“Ini jadi bahan evaluasi suporter. Kami tidak melarang suporter menyampaikan aspirasi maupun kritik, selama dilakukan dengan cara yang sesuai aturan. Jangan sampai kejadian ini terulang. Kami butuh dukungan suporter, tapi dukungan yang bersinergi, yang mengarah ke kemenangan dan kebaikan tim,” ujar Ginda.