Sejumlah jamaah calon haji berkumpul di area Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, saat hendak melakukan keberangkatan ke Tanah Suci, Arab Saudi. ANTARA/Azmi Samsul M
Keluarga Jemaah Haji Diminta Tak Jemput di Bandara Soetta, Ini Alasannya
Silvana Febiari • 1 June 2026 12:18
Tangerang: PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten meminta keluarga jemaah haji untuk tidak melakukan penjemputan langsung di terminal kedatangan bandara. Imbauan ini disampaikan guna menghindari kepadatan dan menjaga kelancaran proses pemulangan jemaah haji.
"Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedatangan bandara guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran operasional," kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang Heru Karyadi, dilansir dari Antara, Senin, 1 Juni 2026.
Ia mengatakan bagi para keluarga haji yang ingin menjemput anggotanya disarankan langsung ke asrama atau debarkasi di masing-masing kabupaten/kota. Pasalnya, kata dia, untuk menjaga kelancaran arus kedatangan, jemaah yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan terlebih dahulu diberangkatkan menuju debarkasi sebelum kembali ke daerah asal dan bertemu keluarga.
Baca Juga :
"Kami akan terus menjaga koordinasi dan kesiapan layanan agar seluruh proses kepulangan jamaah dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir tiba," ujarnya.
Dia menjelaskan proses kedatangan jemaah haji pada 2026 dipusatkan di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang telah disiapkan sebagai terminal layanan haji. Di tempat itu, berbagai fasilitas pendukung dipastikan siap beroperasi, mulai dari area kedatangan, sistem penanganan bagasi, fasilitas kesehatan, hingga pengaturan pergerakan kendaraan dan bus pengangkut jemaah menuju debarkasi masing-masing.
Selain itu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap tahapan kepulangan haji berjalan dengan baik. "Kolaborasi seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) menjadi kunci keberhasilan operasional haji," ucapnya.

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah melayani keberangkatan jemaah haji sebanyak 84 kelompok terbang (kloter). (Metrotvnews.com/Hendrik)
Fase pertama kepulangan jemaah haji ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta diawali pada 1 Juni 2026 oleh dua debarkasi, yakni Pondok Gede dan Bekasi dengan jumlah 836 orang. Mereka terdiri atas 391 haji Debarkasi Pondok Gede dan 445 haji Debarkasi Bekasi yang dilayani maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
"Fase kepulangan jamaah haji dimulai pada 1 Juni 2026 melalui Terminal 2F dengan kedatangan kloter pertama dari Jeddah," ungkapnya.
Bandara Soekarno-Hatta direncanakan melayani kepulangan 34.853 haji mulai 1 hingga 30 Juni 2026. Secara keseluruhan, fase kepulangan haji melalui bandara itu 84 kelompok terbang (kloter), terdiri atas 8.701 haji Debarkasi Pondok Gede, 12.092 haji Debarkasi Bekasi, 9.096 haji Debarkasi Banten, dan 4.964 haji transit ke Lampung.