Presiden Prabowo Subianto. Foto: Metro TV.
Presiden Prabowo Sebut Perayaan Imlek Nusantara Cerminkan Jati Diri RI
M Sholahadhin Azhar • 28 February 2026 23:06
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyatakan, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 bukan sekadar seremoni budaya. Melainkanm momentum kebangsaan yang meneguhkan persatuan Indonesia di tengah keberagaman.
"Tahun baru Imlek bukan hanya perayaan keagamaan, Imlek adalah momentum kebangsaan, persaudaraan, dan persatuan. Perayaan Imlek 2026 ini dengan tema Harmoni Imlek Nusantara mencerminkan jati diri bangsa kita sebagai bangsa yang besar," kata Presiden dikutip dari Antara, Sabtu, 28 Februari 2026.
Hal itu diungkap Presiden, dalam agenda puncak perayaan Imlek 2026 bertema Harmoni Imlek Nusantara, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu malam. Presiden hadir secara virtual menyampaikan pidato sambutan.
Dalam kesempatan itu, dia mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577, kepada seluruh masyarakat yang merayakan. Menurut dia, Imlek Festival 2026 menjadi penegasan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu suku atau satu golongan saja, melainkan oleh seluruh anak bangsa.
Nilai gotong royong, solidaritas, dan kemanusiaan yang tercermin dalam perayaan tersebut, dinilai dia menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan Indonesia yang adil dan bermartabat.
"Perayaan ini menegaskan nilai gotong royong, solidaritas, dan nilai kemanusiaan. Imlek Festival 2026 adalah perayaan yang menegaskan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu suku saja atau satu golongan saja tetapi oleh seluruh anak bangsa," katanya.
Ia juga menyoroti makna khusus Imlek tahun ini yang hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadhan umat Islam. Ia menyebut situasi tersebut sebagai wajah asli Indonesia, berbeda tetapi rukun, beragam namun memiliki satu tujuan bersama.
“Indonesia adalah bangsa besar. Bangsa besar tidak takut pada perbedaan, bangsa besar justru merawat perbedaan sebagai kekuatan,” katanya.
Penyelenggaraan Imlek Festival 2026 yang digelar serentak di berbagai kota seperti Medan, Palembang, Batam, Bogor, Semarang, Solo, Surabaya, Pontianak, Singkawang, Makassar, hingga Manado, menurut Presiden menjadi bukti nyata bahwa Persatuan Indonesia bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan yang hidup di seluruh Nusantara.
.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Metro TV.
Menutup sambutannya, Prabowo mengajak seluruh masyarakat menyongsong Tahun Kuda Api dengan optimisme dan keberanian, serta tekad membawa Indonesia menjadi bangsa yang adil, makmur, dan bermartabat.
Ia juga berharap tahun baru ini membawa keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia.