Ilustrasi - Seismograph gempa bumi. Foto: ANTARA/Shutterstock/McCarony.
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Selat Sunda, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Fachri Audhia Hafiez • 8 July 2026 04:55
Jakarta: Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Selat Sunda, Banten, pada Rabu dini hari, 8 Juli 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa yang berpusat di laut tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
"Gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault dengan kedalaman pusat gempa berada pada 43 kilometer. Hasil pemodelan tidak menunjukkan tidak berpotensi tsunami," kata Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 8 Juli 2026.
Baca Juga :
Kota Bogor Diguncang Gempa Dangkal Magnitudo 2,1
Wijayanto menjelaskan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,83° LS dan 105,04° BT. Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 62 kilometer arah barat daya Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, getaran dirasakan di wilayah Kecamatan Sumur, sejumlah wilayah lain di Pandeglang, hingga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan skala intensitas III-IV MMI. Skala IV MMI mengindikasikan guncangan dirasakan orang banyak di dalam rumah dan menyebabkan jendela atau pintu berderik. Sementara skala III MMI getarannya terasa nyata seakan-akan ada truk besar berlalu.

Petugas BMKG memantau kondisi cuaca di Kantor Pusat BMKG di Jakarta, Rabu (10/6/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz
BMKG melaporkan tidak ada aktivitas gempa bumi susulan yang terdeteksi hingga pukul 03.05 WIB. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terpengaruh isu liar, serta memeriksa kondisi bangunan rumah masing-masing dari potensi kerusakan struktural demi menjaga keselamatan.