7 Fakta Menarik Argentina Singkirkan Cape Verde: Messi Lampaui Pele dan Mbappe

Lionel Messi merayakan gol saat membawa Argentina mengalahkan Cape Verde 3-2 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol tersebut membuatnya kembali menorehkan sejumlah rekor. (Foto: FIFA)

7 Fakta Menarik Argentina Singkirkan Cape Verde: Messi Lampaui Pele dan Mbappe

Patrick Pinaria • 4 July 2026 11:16

Jakarta: Argentina harus mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menyingkirkan Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu, 4 Juli, pagi WIB. La Albiceleste baru memastikan kemenangan 3-2 setelah bertarung hingga babak perpanjangan waktu.

Hasil tersebut tak hanya membawa sang juara bertahan melaju ke babak 16 besar, tetapi juga menghasilkan sederet rekor. Mulai dari Argentina, Lionel Messi, hingga kiper Cape Verde, Vozinha.

Kemenangan dramatis tersebut kembali menegaskan ketangguhan Argentina saat menjalani pertandingan yang berlangsung lebih dari 90 menit. La Albiceleste kini telah memenangi 10 dari 12 pertandingan Piala Dunia yang harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu, termasuk babak adu penalti. Rinciannya, enam kemenangan melalui adu penalti dan empat kemenangan dalam 120 menit pertandingan.

Lionel Messi turut menambah catatan bersejarahnya. Gol yang dicetak pada menit ke-29 menjadi gol ketujuh kapten Argentina itu di Piala Dunia 2026. Torehan tersebut membuat Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak sedikitnya tujuh gol pada dua edisi Piala Dunia. Sebelumnya, ia juga membukukan tujuh gol pada edisi 2022.

Meski harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia, Cape Verde juga pulang dengan kebanggaan. Penampilan gemilang Vozinha di bawah mistar menjadi salah satu sorotan pertandingan.

Delapan penyelamatan yang dibuatnya saat menghadapi Argentina membuat sang kiper mengoleksi 18 penyelamatan sepanjang turnamen. Catatan tersebut menempatkannya di urutan ketiga kiper berusia 40 tahun dengan jumlah penyelamatan terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia, hanya kalah dari Peter Shilton (28 penyelamatan pada 1990) dan Dino Zoff (27 penyelamatan pada 1982).

Selain catatan tersebut, Opta juga mencatat sejumlah fakta menarik lain di balik kemenangan Argentina atas Cape Verde. Berikut di antaranya yang telah dirangkum Metrotvnews.com:
 

Argentina kian tangguh di fase gugur

1. Argentina menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang selalu unggul saat turun minum dalam lima pertandingan fase gugur secara beruntun.
 
2. Laga melawan Cape Verde menjadi pertandingan ke-12 Argentina yang berlanjut hingga babak perpanjangan waktu di Piala Dunia. Jumlah tersebut menyamai rekor Jerman sebagai tim dengan pertandingan yang berlanjut ke babak tambahan terbanyak dalam sejarah turnamen.

3. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menjalani pertandingan ke-100 bersama Tim Tango saat menghadapi Cape Verde. Dalam 100 laga tersebut, Scaloni mencatatkan 72 kemenangan, 18 hasil imbang, dan sembilan kekalahan, dengan tingkat kemenangan mencapai 79 persen serta mempersembahkan empat gelar juara.

Di bawah arahannya, rata-rata rangkaian umpan Argentina mencapai 4,5 operan dalam setiap penguasaan bola. Angka tersebut meningkat menjadi 5,9 operan per rangkaian sepanjang Piala Dunia 2026.
 

Messi terus menulis sejarah

4. Lionel Messi mencatatkan penampilan ke-30 di ajang Piala Dunia. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencapai tonggak tersebut.

5. Gol pembuka Messi ke gawang Cape Verde membuatnya mengoleksi 12 kontribusi gol untuk Argentina pada fase gugur Piala Dunia. Rinciannya, enam gol dan enam assist. Catatan tersebut melampaui rekor Pele dan Kylian Mbappe yang sama-sama membukukan 11 kontribusi gol untuk timnya sejak data pertandingan mulai dicatat pada 1966.

6. Lionel Messi telah mencetak 12 gol dalam delapan pertandingan terakhirnya di Piala Dunia.

Piala Dunia 2022
1 gol vs Australia
1 gol vs Belanda
1 gol vs Kroasia
2 gol vs Prancis

Piala Dunia 2026
3 gol vs Aljazair
2 gol vs Austria
1 gol vs Yordania
1 gol vs Cape Verde
 

Cape Verde tetap ukir sejarah

7. Cape Verde menjadi negara Afrika pertama yang mampu mencetak lebih dari satu gol ke gawang juara bertahan di ajang Piala Dunia. Mereka juga menjadi tim Afrika kedua yang mencetak sedikitnya dua gol ke gawang Argentina di Piala Dunia setelah Nigeria pada edisi 2014.

(Patrick Pinaria)