Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Calon Haji Ponorogo Diminta Antisipasi Suhu Panas di Tanah Suci
Silvana Febiari • 4 May 2026 09:08
Ponorogo: Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo mengimbau calon jemaah haji untuk mengantisipasi suhu panas di Tanah Suci Makkah. Caranya dengan tidak menguras tenaga pada awal kedatangan guna menjaga kondisi fisik menghadapi rangkaian ibadah haji.
“Suhu di Madinah dan Makkah saat ini berkisar 32 hingga 38 derajat Celsius. Jamaah perlu disiplin menjaga kesehatan, terutama lansia dan kelompok risiko tinggi,” kata Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo Marjuni, dilansir dari Antara, Senin, 4 Mei 2026.
Saat ini, 564 calon haji dari Ponorogo telah tiba di Madinah sejak 28 April. Mereka tengah menjalani fase adaptasi terhadap kondisi lingkungan, termasuk suhu udara yang cukup tinggi.
Meski cuaca panas, aktivitas calon jemaah haji tetap berjalan seperti agenda wisata kota bagi kloter 19 dan 29, serta persiapan jamaah calon haji perempuan untuk ziarah ke Raudhah di Masjid Nabawi.
Namun demikian, pihaknya menemukan sebagian calon jemaah haji mulai mengabaikan penggunaan alat pelindung seperti masker dan penutup kepala saat beraktivitas di luar ruangan. “Ada yang merasa sudah terbiasa lalu melepas pelindung. Padahal itu tetap penting untuk menjaga kondisi tubuh,” ucapnya.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Marjuni memberikan keterangan terkait kondisi jamaah calon haji asal Ponorogo di Tanah Suci. (Antara/HO - Prastyo)
Marjuni menegaskan puncak ibadah haji masih menanti. Jemaah diharapkan mampu mengatur aktivitas dan tidak memaksakan diri, termasuk dalam menjalankan ibadah sunah.
“Kami juga melakukan pemantauan khusus bagi jamaah risiko tinggi. Jangan habiskan tenaga di awal, fokus menjaga kesehatan agar ibadah wajib berjalan optimal,” ujarnya.