440 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan saat Puncak Perayaan Nyepi

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung, Bali. MI

440 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan saat Puncak Perayaan Nyepi

Media Indonesia • 12 March 2026 19:27

Denpasar: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali akan menghentikan sementara operasional penerbangan dan kebandarudaraan selama 24 jam dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 yang digelar pada Kamis, 19 Maret 2026. Penutupan operasional ini merupakan bagian dari komitmen bandara dalam mendukung dan menghormati pelaksanaan Hari Raya Suci Nyepi di Pulau Bali.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati menjelaskan penutupan total bandara sudah sesuai dengan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A0096 yang diterbitkan oleh Perum LPPNPI/AirNav Indonesia.

"Seluruh aktivitas penerbangan komersial reguler di bandara akan dihentikan mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA. Selama periode tersebut tidak akan ada penerbangan reguler yang berangkat maupun mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai," ujar Nugroho dikutip Media Indonesia, Kamis, 12 Maret 2026.

Menurut Nugroho Jati, penghentian operasional ini telah dikoordinasikan dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan, termasuk maskapai, AirNav Indonesia, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, serta instansi terkait lainnya. Penyesuaian jadwal penerbangan juga telah diinformasikan oleh masing-masing maskapai kepada para penumpang.
 


"Penghentian sementara operasional bandara selama Nyepi telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga umat Hindu di Pulau Bali dapat melaksanakan rangkaian Catur Brata Penyepian dengan khidmat. Kami telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal sebelum dan setelah periode penghentian operasional," lanjut Nugroho Jati.

Meskipun operasional penerbangan dihentikan, sejumlah personel bandara tetap bersiaga untuk mendukung kebutuhan operasional penerbangan yang bersifat darurat, seperti medical evacuation atau penerbangan khusus yang telah mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait.

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 440 jadwal penerbangan komersial reguler tidak beroperasi, dengan rincian 231 penerbangan rute domestik dan 209 rute internasional. Selama periode penghentian operasional, direncanakan terdapat 19 pesawat yang akan melakukan remain over night (RON) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.


Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. MI

Sesuai jadwal, penerbangan keberangkatan terakhir sebelum penghentian operasional adalah pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 23.10 Wita untuk rute domestik, dan Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01.30 Wita untuk rute internasional. Untuk penerbangan kedatangan terakhir adalah pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 23.05 Wita untuk rute domestik, dan pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 00.30 Wita untuk rute internasional.

Sedangkan untuk penerbangan keberangkatan pertama setelah pembukaan kembali operasional dijadwalkan pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 07.00 Wita untuk rute domestik dan pukul 08.15 Witauntuk rute internasional. Sementara itu, untuk penerbangan kedatangan pertama adalah pada pukul 08.20 Wita untuk rute domestik, dan pada pukul 07.05 Wita untuk rute internasional.

"Kami mengimbau kepada para calon penumpang yang memiliki rencana perjalanan di sekitar tanggal tersebut untuk berkoordinasi dengan maskapai penerbangan terkait jadwal penerbangan, serta datang ke bandara sesuai waktu keberangkatan yang telah diinformasikan. Kami berharap pelaksanaan rangkaian ibadah Nyepi di tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, serta membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan semangat baru bagi kita semua dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis," kata Nugroho Jati.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)