Nepal Terapkan e-Visa Mulai 17 Agustus 2026, Simak Cara Pengajuan dan Biayanya

Ilustrasi pixabay

Nepal Terapkan e-Visa Mulai 17 Agustus 2026, Simak Cara Pengajuan dan Biayanya

Putri Purnama Sari • 12 August 2026 12:49

Jakarta: Nepal akan mulai menerapkan sistem e-Visa secara penuh mulai Senin, 17 Agustus 2026. Kebijakan ini memungkinkan wisatawan mengurus visa secara daring sebelum berangkat tanpa perlu lagi menunggu stiker visa saat tiba di Nepal.

Dilansir dari Visas News, Juru Bicara Departemen Imigrasi Nepal, Tikaram Dhakal, mengatakan seluruh persiapan teknis dan administrasi telah selesai dilakukan. Sistem ini diharapkan dapat mempercepat proses imigrasi sekaligus mengurangi antrean di bandara.

Melalui sistem baru tersebut, wisatawan cukup mengajukan permohonan visa melalui portal resmi imigrasi Nepal dengan mengisi data pribadi, informasi paspor, jadwal perjalanan, serta alamat selama berada di Nepal. Pemohon juga perlu mengunggah salinan paspor dan foto terbaru.

Setelah permohonan disetujui dan pembayaran dilakukan secara daring, visa akan dikirim melalui surat elektronik dan harus dicetak sebelum perjalanan. 

Lantas, bagaimana cara mengajukan e-Visa Nepal dan berapa biaya yang perlu disiapkan? Berikut informasinya.

Cara Mengajukan e-Visa Nepal

Departemen Imigrasi Nepal menjelaskan, proses pengajuan e-Visa dapat dilakukan dari luar Nepal melalui laman resmi imigrasi. Waktu pemrosesan visa umumnya memakan waktu sekitar 24 jam setelah seluruh dokumen dan pembayaran diterima.

Berikut tahapan pengajuan e-Visa Nepal:

  • Buka portal resmi e-Visa Nepal.
  • Isi data pribadi dan informasi paspor.
  • Masukkan tanggal perjalanan serta alamat tujuan di Nepal.
  • Unggah salinan paspor dan foto terbaru.
  • Lakukan pembayaran secara daring menggunakan kartu debit atau kredit.
  • Tunggu persetujuan visa yang dikirim melalui email.
  • Cetak dokumen e-Visa dan tunjukkan saat keberangkatan serta ketika tiba di Nepal.

Pemerintah Nepal menyebut sistem digital ini diharapkan mempermudah wisatawan dan mengurangi proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual. Meski demikian, visa saat kedatangan atau visa on arrival masih tetap tersedia bagi sebagian besar warga negara.

Biaya e-Visa Nepal dan Ketentuannya


Ilustrasi freepik

Nepal menyediakan beberapa pilihan visa wisata dengan masa tinggal yang berbeda. Seluruh pembayaran dilakukan secara daring dan visa yang telah diterbitkan harus digunakan dalam waktu enam bulan sejak tanggal penerbitan.

Berikut biaya e-Visa wisata Nepal:

  • Visa 15 hari: USD30 atau sekitar Rp534 ribu
  • Visa 30 hari: USD50 atau sekitar Rp890 ribu
  • Visa 90 hari: USD125 atau sekitar Rp2,227 juta

Selain itu, sejumlah kategori wisatawan dapat memperoleh fasilitas bebas biaya visa. Anak di bawah usia 10 tahun, kecuali warga negara Amerika Serikat, berhak mendapatkan visa gratis hingga 30 hari.

Warga negara anggota South Asian Association for Regional Cooperation (SAARC) juga dapat memperoleh visa gratis selama 30 hari satu kali dalam setahun. Sementara itu, pemegang kartu Non-Resident Nepali (NRN) dibebaskan dari biaya visa sesuai ketentuan yang berlaku.

Departemen Imigrasi Nepal menegaskan e-Visa dan visa saat kedatangan akan berjalan bersamaan selama masa transisi. Kebijakan ini memberi waktu bagi wisatawan dan pelaku industri pariwisata untuk menyesuaikan diri dengan sistem baru yang sepenuhnya digital.

(Angel Rinella)

(Putri Purnama Sari)