Badan Geologi Temukan Dugaan Material Vulkanik di Area Sinkhole Limapuluh Kota

Tim peneliti Badan Geologi Kementerian ESDM menunjukkan dugaan material sisa-sisa letusan gunung api saat melakukan penelitian fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Badan Geologi Temukan Dugaan Material Vulkanik di Area Sinkhole Limapuluh Kota

Lukman Diah Sari • 10 February 2026 19:49

Kabupaten Limapuluh Kota: Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan dugaan material vulkanik atau sisa-sisa letusan gunung api di kawasan sinkhole Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Temuan tersebut diperoleh saat tim melakukan penelitian geologi di lokasi sinkhole.

"Tim Badan Geologi menemukan dugaan material vulkanik yang memiliki lapisan tersendiri," kata Ahli Geologi Teknik Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufiq Wira Buanadi Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa, 10 Februari 2026, melansir Antara.

Material tersebut ditemukan sekitar 20 meter dari titik sinkhole saat tim melakukan penggalian lubang untuk pengambilan contoh tanah. Sampel itu diperlukan untuk pengujian sifat keteknikan tanah di laboratorium.

"Jadi ini memperkuat dugaan awal kami bahwa kawasan ini endapan gunung api atau tanah di sini memang hasil dari gunung api," ujar dia.

Foto udara fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Antara/Fandi Yogari

Meski demikian, Taufiq menegaskan temuan tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui uji laboratorium. Penelitian lanjutan akan dilakukan untuk mengetahui kandungan mineral material tersebut, termasuk pengaruhnya terhadap proses erosi internal yang diduga menjadi pemicu terbentuknya sinkhole.

Badan Geologi juga belum dapat memastikan asal material vulkanik tersebut, apakah berasal dari Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, atau dari Gunung Sago yang terletak di perbatasan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Tanah Datar.

Taufiq memperkirakan proses penelitian dan analisis terkait fenomena sinkhole di Nagari Situjuah Batua tersebut membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga bulan ke depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)