Harga Minyak Dekati Level Tertinggi hingga Daya Beli selama Ramadan Terjaga

Ilustrasi harga minyak. Foto: dok ICDX

Harga Minyak Dekati Level Tertinggi hingga Daya Beli selama Ramadan Terjaga

Husen Miftahudin • 22 March 2026 08:57

Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Sabtu, 21 Maret 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari harga minyak dekati level tertinggi hingga daya beli masyarakat selama Ramadan terjaga.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Harga Minyak Dekati Level Tertinggi: Brent USD112,52/Barel, WTI USD98,38/Barel

Harga minyak pada Jumat, 20 Maret 2026, mengalami sesi perdagangan yang bergejolak, membalikkan kerugian dan mengatasi beberapa pergerakan naik turun untuk bergerak lebih tinggi, setelah laporan bahwa AS berpotensi bersiap untuk mengerahkan pasukan darat di Iran.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Begini Cara Hubungi SPKLU Mobile PLN saat Darurat di Perjalanan

PT PLN (Persero) memperkuat dukungan bagi para pengguna kendaraan listrik. PLN telah menyiagakan sebanyak 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 titik di seluruh penjuru negeri.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Stagnan, Cek Daftar Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam pada hari ini stagnan. Harga emas Antam tidak berubah usai turun banyak dua hari kemarin.

Baca berita selengkapnya di sini.
 

Baca juga: Populer Ekonomi: Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia hingga Emas Antam Turun

4. Airlangga Sebut WFH setelah Lebaran untuk ASN, Pekerja Swasta Diimbau Ikut

Pada saat momen lebaran, keuangan menjadi hal krusial. Kadang, kebutuhan nasabah tidak cukup hanya mengandalkan mesin ATM saja.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Daya Beli Selama Ramadan Terjaga, Purbaya Pede Ekonomi Tumbuh 5,7%

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini daya beli masyarakat terjaga selama periode Ramadan. Purbaya juga optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 mampu mencapai 5,7 persen. 

Baca berita selengkapnya di sini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)