Ilustrasi. Foto: Dok MI
Harga Emas Meroket Picu Buyback, Berapa Harga di Antam?
Eko Nordiansyah • 16 January 2026 12:30
Jakarta: Kenaikan emas pada tahun 2026 ini terus berlanjut dan mengalami progres yang meroket pada 15 Januari 2026. Hal ini juga memicu tingginya harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan jadi yang tertinggi dalam sejarah.
Kenaikan signifikan ini juga terjadi pada jenis emas lainnya. Laporan resmi Pegadaian mencatat harga emas Galeri 24 meroket ke angka Rp2.692.000 per gram atau naik Rp16.000, sementara emas UBS melambung tinggi ke angka Ro2.752.000 per gram atau naik Rpo25 ribu.
Pemicu kenaikan emas
Melansir Logam Mulia, terdapat beberapa faktor yang membuat harga emas mengalami kenaikan, salah satunya pada kebijakan moneter global. Lalu, apa pemicu utama lainnya? Berikut penjelasannya.1. Pengaruh kurs dolar AS terhadap harga domestik
Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat merupakan kompas penting bagi para investor untuk memantau harga emas dunia, terutama dalam menghitung konversinya ke mata uang Rupiah. Apabila posisi Rupiah melemah terhadap dolar, maka secara otomatis harga emas di pasar domestik akan mengalami penguatan, sedangkan penguatan nilai tukar Rupiah justru akan mengakibatkan harga emas di dalam negeri cenderung mengalami penurunan..jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
2. Hukum penawaran dan permintaan dalam pasar komoditas
Sebagaimana produk komoditas lainnya, emas juga tunduk pada hukum supply and demand di mana lonjakan angka permintaan akan mendorong harga emas naik, sementara melimpahnya penawaran dibandingkan minat pembeli akan membuat harganya terkoreksi turun. Namun, stabilitas nilai emas tetap terjaga dengan baik karena fungsi emas sangat luas dan tidak terbatas pada investasi saja, melainkan juga digunakan sebagai bahan baku industri perhiasan hingga komponen penting dalam produk elektronik global.3. Dampak kebijakan moneter bank sentral (The Fed)
Keputusan strategis yang diambil oleh Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed mengenai suku bunga memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap naik-turunnya harga emas di pasar global. Ketika The Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga, daya tarik dolar akan berkurang sehingga para pelaku pasar biasanya akan segera memindahkan modal mereka ke investasi emas, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga logam mulia tersebut sebagai upaya perlindungan nilai harta.Harga emas Antam
Berdasarkan data dari Galeri24, berikut besaran harga emas per tanggal 15 Januari 2026.- Berat 0.5: Harga Jual Rp1.522.000 | Harga Buyback Rp1.260.000.
- Berat 1: Harga Jual Rp2.932.000 | Harga Buyback Rp2.521.000.
- Berat 2: Harga Jual Rp5.797.000 | Harga Buyback Rp5.043.000.
- Berat 3: Harga Jual Rp8.667.000 | Harga Buyback Rp7.565.000.
- Berat 5: Harga Jual Rp14.409.000 | Harga Buyback Rp12.609.000.
- Berat 10: Harga Jual Rp28.760.000 | Harga Buyback Rp25.219.000.
- Berat 25: Harga Jual Rp71.761.000 | Harga Buyback Rp62.740.000.
- Berat 50: Harga Jual Rp143.435.000 | Harga Buyback Rp125.480.000.
- Berat 100: Harga Jual Rp286.784.000 | Harga Buyback Rp250.961.000.
- Berat 250: Harga Jual Rp716.667.000 | Harga Buyback Rp624.312.000.
- Berat 500: Harga Jual Rp1.433.102.000 | Harga Buyback Rp1.248.625.000. (Shandayu Ardyan Nitona Putrahia Zebua)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com