Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka dalam Ledakan Pabrik Baja di Tiongkok

Sebagian area di pabrik baja Baogang United Steel di Tiongkok roboh akibat ledakan. (China Youth Daily)

Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka dalam Ledakan Pabrik Baja di Tiongkok

Willy Haryono • 19 January 2026 10:12

Mongolia Dalam: Ledakan besar mengguncang pabrik baja Baogang United Steel di wilayah Mongolia Dalam, Tiongkok, pada Minggu kemarin. Media pemerintah melaporkan sedikitnya dua orang tewas, 84 orang luka-luka, sementara lima orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Dikutip dari BBC, Senin, 19 Januari 2026, ledakan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat (07.00 GMT) di fasilitas industri tersebut. Kekuatan ledakan dilaporkan memicu getaran hebat yang terasa di area sekitar pabrik.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit. Di lokasi kejadian, tanah tampak dipenuhi puing-puing bangunan, termasuk plafon runtuh serta pipa-pipa besar yang hancur akibat tekanan ledakan.

Otoritas medis setempat menyatakan puluhan korban telah dilarikan ke rumah sakit, dengan sedikitnya lima orang mengalami luka serius. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan di perusahaan besi dan baja milik negara tersebut.

Insiden ini kembali menyoroti catatan panjang kecelakaan industri di Tiongkok, yang dalam beberapa tahun terakhir mencakup ledakan pabrik, kecelakaan tambang, hingga tanah longsor. Baogang United Steel sendiri merupakan salah satu perusahaan strategis milik pemerintah di sektor industri berat.

Ledakan tersebut juga mengingatkan publik pada tragedi besar sebelumnya, termasuk insiden tahun 2015 di Tianjin, ketika dua ledakan masif di kawasan pelabuhan menewaskan 173 orang dan melukai ratusan lainnya.

Selain itu, pada Mei tahun lalu, ledakan di sebuah pabrik kimia di Provinsi Shandong dilaporkan menewaskan lima orang serta merusak bangunan di sekitarnya. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Lima Tewas dan Enam Lainnya Hilang Akibat Ledakan Pabrik Kimia di Tiongkok

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)