Pipa Gas PT TGI di Indragiri Hilir Riau Meledak dan Picu Kebakaran Hebat

Api membumbung tinggi hingga 15 meter pada Jalan Lintas Timur di Inderagiri Hilir akibat meledaknya pipa gas PT TGI. ANTARA/HO-Polres Inhil

Pipa Gas PT TGI di Indragiri Hilir Riau Meledak dan Picu Kebakaran Hebat

Silvana Febiari • 2 January 2026 23:23

Pekanbaru: Pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau meledak dan mengalami kebakaran hebat hingga ketinggian 15 meter sekitar pukul 16.35 WIB, Jumat, 2 Januari 2026.

Kepala Polres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora menyampaikan bahwa personel kepolisian telah berada di lokasi kejadian. Masyarakat diimbau untuk sementara menghentikan aktivitas melintas, baik dari arah Jambi menuju Riau maupun sebaliknya.

“Personel sudah berada di TKP. Masyarakat yang melintasi jalur menuju Jambi atau sebaliknya kami imbau untuk berhenti sementara. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas agar segera melakukan manajemen krisis dan pemutusan alur pipa,” kata Kapolres dalam keterangannya, seperti dilansir Antara. 
 


Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB, saat masyarakat setempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari pipa gas tanam milik PT TGI. Tidak lama kemudian, api terlihat menyembur ke udara dari lokasi pipa dan menyebabkan kebakaran.

Mengetahui kejadian tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Kemuning bersama personel segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan serta langkah-langkah antisipasi. Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi menghindari risiko bahaya akibat semburan api dan gas.

Menurut petugas berwenang, arus gas telah disekat atau ditutup untuk sementara. Mereka memperkirakan dalam tiga jam gas sudah padam dan mengimbau masyarakat untuk bersabar.


Api membumbung tinggi hingga 15 meter pada Jalan Lintas Timur di Inderagiri Hilir akibat meledaknya pipa gas PT TGI. ANTARA/HO-Polres Inhil


Masyarakat yang melintas ke arah Jambi atau sebaliknya diimbau agar istirahat terlebih dulu sambil menunggu situasi kondusif. Personel Polsek Kemuning telah melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur.

"Personel menyiapkan penutupan sementara arus kendaraan dari dua arah, baik dari Pekanbaru maupun Jambi, apabila situasi di lapangan mengharuskan," ujarnya.

Berdasarkan data sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun warga terdampak, mengingat jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar lebih kurang 500 meter. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, meskipun kondisi cuaca dilaporkan hujan lebat dan api masih menyala.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)