Polda NTT Percepat Identifikasi WNA Korban Tenggelam KM Putri Sakinah

Amanda, Ibu Korban yang selamat sedang melakukan pemeriksaan guna melakukan pencocokan DNA oleh Polda NTT

Polda NTT Percepat Identifikasi WNA Korban Tenggelam KM Putri Sakinah

Whisnu Mardiansyah • 29 December 2025 15:11

Labuan Bajo: Menjelang akhir hari keempat operasi pencarian, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memusatkan penanganan musibah tenggelamnya KM Putri Sakinah pada proses identifikasi korban. Langkah ini mencakup pemeriksaan antemortem terhadap keluarga korban yang hilang dan forensik terhadap jenazah yang telah ditemukan.

Operasi pencarian yang telah berjalan sejak Jumat, 26 Desember 2025 berhasil menemukan satu jenazah perempuan pada Senin, 29 Desember 2025 di perairan Utara Pulau Serai. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk menjalani proses identifikasi medis.

Sebelum penemuan jenazah, Polda NTT telah melakukan langkah antisipatif melalui pemeriksaan antemortem. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menjelaskan pentingnya tahapan ini. 

Antemortem dilakukan dengan mengumpulkan data korban saat masih hidup, mulai dari ciri fisik, riwayat medis, hingga pengambilan sampel biologis, untuk mendukung proses identifikasi secara ilmiah apabila korban ditemukan,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra dikutip Media Indonesia, Senin, 29 Desember 2025.
 


Kegiatan antemortem dilaksanakan di Posko Antemortem dan Zasgo Hotel Labuan Bajo. Tim dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Manggarai Barat melakukan wawancara mendalam serta pengambilan sampel biologis dari Ortuno Andrea, ibu sekaligus istri dari empat korban yang masih hilang. 

“Tim melakukan pendalaman terkait ciri fisik khusus korban serta pengambilan sampel biologis berupa darah, air liur, dan rambut. Sampel tersebut disiapkan sebagai pembanding dalam pemeriksaan DNA,” jelas Henry.


Evakuasi jenazah korban kapal wisata Putri Sakina di Labuan Bajo. MI

Keempat Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang masih dinyatakan hilang adalah Martin Carreras Fernando, Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martines Ortuno Enriquejavier. Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian, sementara proses identifikasi forensik terhadap jenazah yang telah dievakuasi terus berlangsung untuk memastikan identitasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)