Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.
Tak Perlu Panik, Ini Jurus Ampuh Menkes Hadapi Super Flu!
M. Iqbal Al Machmudi • 4 January 2026 08:32
Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu tidak memiliki tingkat fatalitas seburuk Covid-19 atau tuberkulosis (TB). Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melakukan langkah pencegahan guna menghindari penularan.
"Jadi yang paling penting adalah makan yang cukup, tidur yang cukup, dan olahraga yang cukup, supaya imun sistem kita bagus. Sistem imun kita kalau kena flu bisa dilawan oleh tiga hal tersebut," ujar Budi di Jakarta, dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 4 Januari 2026.
Budi menjelaskan bahwa mekanisme penularan super flu serupa dengan infeksi influenza pada umumnya, yakni melalui udara atau droplet. Ia menekankan pentingnya kesadaran personal, terutama bagi warga yang mulai merasakan gejala seperti batuk dan demam untuk segera menggunakan masker guna memutus rantai penularan.
Super flu sendiri merupakan varian virus lama yang biasanya melonjak di negara-negara dengan empat musim saat memasuki musim dingin. Di Indonesia, Menkes mencatat tren kenaikan kasus cenderung stabil dan tidak menunjukkan lonjakan yang mengkhawatirkan.
.jpg)
Ilustrasi pencegahan penyakit menular. Foto: Istimewa.
"Apakah ini mematikan seperti Covid-19? Tidak. Yang penting buat masyarakat tetap menjaga kesehatan, imunitasnya, dan istirahatnya cukup. Sehingga jika terkena superflu bisa segera kembali pulih," tegas Budi.
Budi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan. Fokus utama saat ini adalah menjaga pola hidup sehat sebagai pertahanan utama tubuh dalam melawan serangan virus influenza.