Pemprov Jateng Bangun VIP Room Baru di Bandara Adi Soemarmo

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat groundbreaking pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo, Kamis, 21 Mei 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)

Pemprov Jateng Bangun VIP Room Baru di Bandara Adi Soemarmo

Silvana Febiari • 21 May 2026 18:37

Boyolali: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mulai membangun gedung VIP Room baru di Lanud TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali, sebagai upaya memperkuat wajah dan pelayanan gerbang udara Jawa Tengah. Gedung seluas 2.013 meter persegi itu akan menjadi fasilitas representatif bagi tamu negara, pejabat VVIP, serta layanan haji dan umrah internasional.

“Ini bukan hanya kebanggaan Lanud Adi Soemarmo, tetapi juga simbol Provinsi Jawa Tengah. Tamu negara maupun tamu VVIP nantinya bisa diterima dengan lebih representatif di VIP Room ini,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai peletakan batu pertama saat groundbreaking pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo, Kamis, 21 Mei 2026.

Pembangunan gedung baru tersebut menjadi bagian dari upaya mempercantik sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas di salah satu pintu masuk utama Jawa Tengah melalui jalur udara. Selama ini, kondisi VIP Room yang ada dinilai sudah tidak lagi memadai untuk mendukung pelayanan kenegaraan dan aktivitas penerbangan yang terus berkembang.
 


Gedung VIP Room baru akan dibangun lima kali lebih luas dibanding bangunan lama. Dari sebelumnya sekitar 400 meter persegi, kini diperluas menjadi 2.013 meter persegi dengan anggaran Rp 12,6 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026. Proyek itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Luthfi mengatakan, keberadaan fasilitas representatif di bandara menjadi simbol kemajuan dan keramahan daerah. Terlebih, Jawa Tengah kini memiliki dua pintu masuk udara berstatus internasional, yakni melalui Solo dan Semarang.


Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat groundbreaking pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo, Kamis, 21 Mei 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)


Menurutnya, peningkatan fasilitas tersebut juga selaras dengan pengembangan Bandara Adi Soemarmo sebagai bandara internasional khusus haji dan umrah. Oleh karena itu, kolaborasi antara Pemprov Jawa Tengah dan TNI AU dinilai penting untuk mendukung peningkatan layanan publik dan konektivitas wilayah.

“Ini akan menunjang layanan haji dan umrah serta memperkuat aktivitas penerbangan di Jawa Tengah. Mau tidak mau fasilitasnya harus ditingkatkan mengikuti perkembangan daerah,” ujarnya.

Selain menjadi gerbang udara strategis, Lanud dan Bandara Adi Soemarmo juga terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa. Hal ini dinilai memiliki posisi vital dalam mobilitas nasional maupun internasional.


Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat groundbreaking pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo, Kamis, 21 Mei 2026. (Dokumentasi/ Istimewa)


Sementara itu, KSAU Muhammad Tonny Harjono menyampaikan, rencana pembangunan VIP Room sebenarnya telah diwacanakan sejak beberapa tahun lalu. Renovasi terakhir dilakukan pada 2016, sehingga diperlukan pembaruan fasilitas yang lebih modern dan representatif.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menginisiasi pembangunan tersebut setelah proses koordinasi dimulai sejak 2023. “Saya berterima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah atas dukungannya. Mari kita kawal bersama agar pembangunan ini selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan,” paparnya.

Menurut Harjono, kondisi bandara beserta fasilitas VIP menjadi salah satu wajah pertama yang dilihat tamu saat datang ke suatu daerah. Pembangunan VIP Room baru di Adi Soemarmo diharapkan mampu merepresentasikan keramahan, budaya, dan kemajuan Jawa Tengah di mata tamu nasional maupun internasional.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)