Indonesia Sampaikan Duka Mendalam Atas Banjir Bandang di Nepal dan Tiongkok

Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl A. Mulachela. Foto: Kemlu RI

Indonesia Sampaikan Duka Mendalam Atas Banjir Bandang di Nepal dan Tiongkok

Fajar Nugraha • 27 August 2026 18:39

Jakarta: Indonesia menyampaikan simpati dan duka yang mendalam atas terjadinya bencana banjir bandang di wilayah Gyirong, perbatasan Tiongkok, dan Nepal.

Banjir bandang melanda telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa, luka-luka, dan kerusakan pada sejumlah infrastruktur publik

Berdasarkan informasi sementara, banjir bandang tersebut telah mengakibatkan sedikitnya 289 korban jiwa di kedua wilayah perbatasan dan ratusan lainnya dinyatakan masih hilang. 

“Pemerintah Indonesia juga menyampaikan bela sungkawa dan simpati kepada masyarakat serta Pemerintah Nepal dan Tiongkok. Mendukung penuh upaya penyelamatan dan penanganan pasca bencana yang saat ini tengah berlangsung agar dapat berjalan secara lancar dan efektif,” ujar Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl A. Mulachela, dalam pernyataan Kamis, 27 Agustus 2026.

Terkait dengan kondisi WNI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing dan KBRI Dhaka terus melakukan pemantauan secara aktif berkoordinasi dengan simpul-simpul komunitas WNI dan juga dengan Konsul Kehormatan Republik Indonesia yang berada di Kathmandu. 

“Sejauh ini tidak ada laporan WNI yang terkena dampak dari bencana tersebut. Terdapat sekitar 45 warga negara Indonesia di Nepal yang mayoritas berdomisili di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan,” imbuh Nabyl.

Perhatian yang terutama diberikan kepada WNI yang tengah berada di Nepal untuk melakukan perjalanan wisata pendakian dan untuk mendukung langkah pelindungan dan pemantauan, KBRI Dhaka telah mengimbau kepada agen-agen perjalanan yang mendatangkan WNI agar dapat segera melaporkan keberadaan dan kondisi para WNI tersebut khususnya yang tengah melakukan perjalanan pendakian. 

“Kemlu bersama dengan KBRI Beijing dan KBRI Dhaka menghimbau seluruh WNI yang berada di wilayah yang terdampak untuk terus waspada dan mengikuti arahan yang diberikan oleh otoritas tempat,” sebut Nabyl.

Apabila berada dalam kondisi yang darurat untuk dapat menghubungi nomor-nomor hotline dari KBRI Beijing maupun KBRI Dhaka melalui nomor kontak yang dapat dilihat pada kanal resmi masing-masing kantor perwakilan WNI tersebut.

(Fajar Nugraha)