Ilustrasi ibadah haji. Foto: Antara.
Cegah Kelelahan, Calhaj Dilarang City Tour Jelang Puncak Haji
Akmal Fauzi • 7 May 2026 18:43
Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menerbitkan surat edaran terkait larangan kegiatan ziarah maupun city tour bagi calon jemaah haji (calhaj) sebelum dimulainya puncak Haji 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga ketahanan fisik jemaah menjelang prosesi inti di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Juru bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa fase Armuzna merupakan esensi dari ibadah haji yang menuntut kondisi fisik prima serta kesiapan mental yang stabil. Melalui edaran ini, Kemenhaj melarang jemaah maupun Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk mengagendakan atau memfasilitasi perjalanan keluar kota Madinah dan Makkah sebelum seluruh rangkaian Armuzna usai.
“Larangan ini bukan membatasi jemaah, tetapi merupakan langkah perlindungan dan pemerintah ingin memastikan seluruh jemaah tetap sehat, tidak kelelahan, dan dapat memusatkan perhatian pada persiapan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Ichsan dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 7 Mei 2026.
Ichsan menekankan agar seluruh pembimbing KBIHU mematuhi regulasi tersebut. Hal itu demi keselamatan jemaah.
“Setiap bentuk pergerakan jemaah juga wajib dilaporkan dan dikoordinasikan dengan petugas resmi, baik PPIH Kloter, bidang ataupun seksi perlindungan jemaah, maupun sektor terkait,” ungkap Ichsan
Kelancaran Operasional
Memasuki hari ke-17 masa operasional penyelenggaraan ibadah haji, Ichsan melaporkan secara umum proses pemberangkatan, kedatangan, hingga mobilisasi jemaah berjalan dengan tertib di bawah pengawasan petugas.Data per Rabu, 6 Mei 2026, menunjukkan sebanyak 103.690 jemaah yang tergabung dalam 267 kloter telah diberangkatkan dari Tanah Air. Dari jumlah tersebut, tercatat 100.125 jemaah (258 kloter) telah tiba di Madinah dan menempati akomodasi yang tersedia.

Ilustrasi calon jemaah haji (calhaj). Foto: MCH.
Adapun pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung secara bertahap. Hingga saat ini, sebanyak 42.340 jemaah dari 109 kloter telah berada di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menuju puncak haji.
Di sisi lain, jemaah haji gelombang kedua yang terbang langsung dari Tanah Air mulai mendarat hari ini melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Setibanya di Jeddah, jemaah langsung diberangkatkan menuju Mekah untuk beristirahat sejenak sebelum melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram.
“Kami mengingatkan kepada jemaah haji gelombang kedua agar mempersiapkan diri dengan mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi haji untuk mempermudah proses keberangkatan jemaah dari Bandara Jeddah menuju Makkah,” pungkas Ichsan.